No image available for this title

Skripsi Kedokteran

EFEK EKSTRAK DAUN PANDAN (Pandanus amaryllifolius Roxb.) SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP Aedes albopictus



ABSTRAK

Latar Belakang. DBD merupakan penyakit menular berbahaya yang dapat menyebabkan kematian sehingga perlu pengendalian yang tepat. Program pemerintah melalui penggunaan insektisida berupa pengasapan dan larvasida kimiawi memberikan dampak negatif pada lingkungan sekitar sehingga dibutuhkan alternatif lain untuk mengatasi masalah ini. Daun pandan memiliki senyawa saponin, flavonoid, dan alkaloid yang dapat dimanfaatkan sebagai larvasida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak daun pandan sebagai larvasida terhadap Aedes albopictus, nilai LC50, dan nilai LT50.
Metode. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan post test only control group design. Penelitian terdiri dari 4 kelompok konsentrasi 0,25%; 0,50%; 0,75%; 1% dan 2 kelompok kontrol yaitu kontrol negatif (air) dan kontrol positif (abate). Kemudian dilakukan pengamatan pada waktu 1 jam, 2 jam,
3 jam, 4 jam, 5 jam, 6 jam, 7 jam, dan 24 jam. Uji yang digunakan adalah uji Kruskal-Wallis dan uji probit untuk mengetahui nilai LC50 dan LT50.
Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 0,25%; 0,50%; 0,75%, 1
% dapat membunuh larva sebesar 100% pada 24 jam waktu pengamatan. Nilai LC50 pada 1 jam yaitu 1,194%; 2 jam yaitu 1,116%; 3 jam yaitu 1,072%; 4 jam yaitu 1,027%; 5 jam yaitu 0,915%; 6 jam yaitu 0,755%; 7 jam yaitu 0,696%. Nilai LT50 pada konsentrasi 0,25% yaitu 9 jam 44 menit; 0,50% yaitu 9 jam 28 menit; 0,75% yaitu 5 jam 25 menit; 1% yaitu 4 jam 26 menit.
Kesimpulan. Ekstrak daun pandan memiliki efek larvasida terhadap Aedes albopictus.



Kata kunci : Ekstrak daun pandan, larvasida, Aedes albopictus.



ABSTRACT



Background. Dengue hemorrhagic fever is an infectious disease that can cause death so it needs proper control. Government programs through the use of insecticides such as chemical fogging and larviciding negative impact on the surrounding environment and therefore need other alternatives to resolve this problem. Pandan leaves are compound saponins, flavonoids and alkaloids which can be used as larvicides. This study aims to determine the effect of pandan leaf extract as larvicides against Aedes albopictus, LC50 values and LT50 values.

Method. Type of research is the design of experimental post-test only control group design. The study consisted of 4 groups of concentration of 0.25%; 0.50%; 0.75%; 1% and 2 control the negative control group (water) and positive control (abate). Then the observation at time 1 hours, 2 hours, 3 hours, 4 hours, 5 hours. 6 hours, 7 hours, and 24 hours. The test used was the Kruskal-Wallis test and probit to determine the LC50 and LT50 values.

Results. The results showed that the concentration of 0.25%; 0.50%; 0.75%, 1% can kill larvae by 100% in 24 hours of observation time. At 1 hour LC50 value is
1.194%; 2 hours is 1.116%; 3 hours is 1.072%; 4 hours is 1.027%; 5 hours is
0.915%; 6 hours is 0.755%; 7 hours is 0.696%. LT50 values at a concentration of 0.25% which is 9 hours 44minute; 0.50% is 9 hours 28 minute; 0.75% is 5 hours 25 minute; 1% is 4 hours 26 minute.

Conclusion. Pandan leaf extract has the effect of larvicides against Aedes albopictus.

Keywords : Pandan leaf extract, larvicides, Aedes albopictus.


Ketersediaan

N 101 10 034615.32 OKT eMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
615.32 OKT e
Penerbit : Palu.,
Deskripsi Fisik
xv , 44 hlm ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
615.32
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
xv , 44 hlm ; 29 cm
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this