No image available for this title

Skripsi Kedokteran

IDENTIFIKASI BAKTERI UDARA DI RUANG OPERASI RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2015



ABSTRAK

Latar Belakang: Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan tidak mungkin lepas dari keberadaan sejumlah mikroba patogen. Bakteri dapat hidup dan berkembang di lingkungan rumah sakit, seperti air, udara dan lantai yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi. Kualitas udara ruangan merupakan masalah tersendiri, khususnya pada ruangan yang digunakan untuk melakukan tindakan operasi di rumah sakit.
Tujuan: Untuk mengidentifikasi bakteri udara di Ruang Operasi RSU Anutapura Palu.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pendekatan observasional deskriptif.Pengambilan sampel dilakukan secara probability sampling dengan cara simple random sampling. Sampel yang diambil dengan cara meletakan 8 buah cawan petri disetiap sudut ruang operasi, masing masing berisi 4 Media agar darah dan 4 Mc Conkey. Sampel bakteri yang terdapat pada pertumbuhan masing- masing media selanjutnya dilakukan prosedur uji biokimia untuk menentukana jenis bakteri.
Hasil: Dari 24 sampel yang diambil didapatkan 22 sampel mengalami pertumbuhan bakteri serta 2 sampel tidak mengalami pertumbuhan bakteri. Dari 24 sampel yang diambil, hanya digunakan 12 sampel untuk dilakukan uji biokimia dan diperoleh hasil identifikasi bakteri yang diambil selama 3 minggu yakni 3 sampel untuk Micrococcus Varians, 1 sampel untuk Staphylococcus Saphrophyticus, 2 sampel untuk Staphylococcus Haemolitycus, 2 sampel untuk Staphylococcus capitis, 1 sampel untuk Staphylococcus cohnii, 2 sampel untuk Staphylococcus hominis, dan 1 sampel untuk Serratia Marcescens.
Kesimpulan: Micrococcus varians merupakan bakteri yang paling banyak ditemukan di Ruang operasi RSU Anutapura Palu.

Kata kunci : Identifikasi, Bakteri Udara, Ruang Operasi.

ABSTRACT
Background: As a health care institution, a hospital cannot be separated from the existence of numerous pathogenic microbes. Bacteria can live and thrive in a hospital environment, such as water, air and floors that can cause infections. The quality of air in the room is a separate issue, especially in units that regularly perform surgery in the hospital.
Objective: To identify airborne bacteria in the operation room of RSU Anutapura Palu
Methods: This research was a quantitative research with the study design using observational descriptive approach. Sampling was conducted by probability sampling using simple random sampling. Samples were taken by placing 8 pieces of petri dish in every corner of the instillation unit, each containing 4 media blood agar and 4 Mc Conkey. Samples of bacteria, which were found in their respective growth media, were then performed with a biochemical test to determine the type of bacteria
Results: Out of 24 samples taken, 22 samples revealed the growth of bacteria and
2 samples did not reveal growth of bacteria. Amongst the 24 samples taken, only 12 samples were used for testing and to obtain the biochemical identification of the bacteria which was taken during three weeks, which were 3 samples of Micrococcus variance, 1 sample of Staphylococcus Saphrophyticus, 2 samples of Staphylococcus Haemolitycus, 2 samples of Staphylococcus hominis, and 1 sample of Serratia marcescens.
Conclusion: Micrococcus variances is the most commonly found bacteria in the operation room of RSU Anutapura Palu
Keywords: Identification, Airborne Bacteria, Operation Room.


Ketersediaan

SKD2015058616.014 OKT iMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
616.014 OKT i
Penerbit : Palu.,
Deskripsi Fisik
xv , 47 hlm , 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616.014
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
xv , 47 hlm , 29 cm
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this