No image available for this title

Sripsi Kesmas

Determinasi Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Wilayah Kerja Puskesmas Sangapura Kecamatan Tatanga Kota Palu



ABSTRAK
Latar Belakang: Alat kontrasepsi jangka panjang (MKJP) adalah alat kontrasepsi yang digunakan untuk menunda, menjarangkan kehamilan, serta menghentikan kesuburan yang digunakan dengan jangka panjang meliputi IUD, implan dan kontrasepsi mantap. Data Dinkes Kota Palu Tahun 2016, penggunaan metode MKJP di wilayah kerja Puskesmas Sangurara masih rendah yaitu 18,62%. Rendahnya pengguna MKJP dipengaruhi beberapa faktor seperti status ekonomi, peran petugas kesehatan serta dukungan pasangan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan penggunaan metode MKJP di wilayah kerja Puskesmas Sangurara Kecamatan Tatanga Kota Palu.
Metode: Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah PUS yang menggunakan KB aktif. Sampel sebanyak 100 responden, Pengambilan sampel dilakukan secara Proportionate Stratified Random Sampling.
Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan status ekonomi (p = 0,000), Peran petugas kesehatan (p = 0,001), Dukungan pasangan (p = 0,001).
Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ada hubungan status ekonomi, peran petugas kesehatan dan dukungan pasangan dalam penggunaan MKJP di wilayah kerja Puskesmas Sangurara Kecamatan Tatanga Kota Palu.
Saran: Diharapkan tindakan dan keterampilan profesional petugas kesehatan wilayah kerja Puskesmas Sangurara yang lebih kompleks agar memberikan penyuluhan dan promosi kepada masyarakat terutama pasangan usia subur (PUS) tentang alat kontrasepsi MKJP.
Kata Kunci: Ekonomi, Petugas Kesehatan, Pasangan, MKJP
ABSTRACT
Background: A long-term contraceptive (LTCM) is the contraceptives used to delay, infuse pregnancy and stop long-term use of fertility including IUD, Implant and contraception. Health agency data Palu of 2016, the use of LTCM in the Public Health Center of Sangurara working area is still low of 18,62 percent. The low LTCM users were affected by factors such as economic status, the role of health care workers and spousal support.
Objective: The purpose of this research is to find out the determinant of LTCM usage in work area of Public Health Center Sangurara of Tatanga District Palu.
Method: Type of research is quantitative method with cross sectional approach. The population in this research was the number of fertile-age couples (PUS) that used active family planning. Samples of 100 respondents were taken proportionate stratified random sampling.
Result: Test results of chi-square shows the economic status (p = 0.000), the role of health workers (p = 0.001), spousal support (p = 0.001).
Conclusion: The conclusion of this research is there is a relationship of economic status, the role of health care workers and spousal support in the use of LTCM in work area of Public Health Center Sangurara of Tatanga District Palu.
Suggested: It is hoped that the actions and skills of health professionals should be more complex in providing counseling and promotion to the community especially the fertile-age couples about LTCM contraceptives
Keywords: Economics, Health Worker, Spouse, LTCM


Ketersediaan

SKM20170193My LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
N 201 13 106 BON d
Penerbit KESMAS : Palu.,
Deskripsi Fisik
XIX, 102 hlm ; 29 cm
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
XIX, 102 hlm ; 29 cm
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this