No image available for this title

Skripsi kedokteran

UJI EFEKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L) TERHADAP Larva Aedes aegypti



ABSTRACT
Background: Dengue hemorrhagic fever (DHF) is one of infection disease in the world that still affect much population in the world until now, such as the countries with low endemicity (Papua New Guinea, Bangladesh, Nepal, Taiwan and most countries of the Pacific). On 2008th, there are 137.469 cases of dengue in Indonesia, 124.811 cases with 403 deaths on 2011th. Controlling the vector larvaes (Aedesaegypti) can be conducted by using larvasidades. kemangi leaves (Ocimum sanctum L) contain flavonoids, tannins, and alkaloids which is a natural compounds in larvaside.
Objective: To determine the effectiveness of the kemangi leaves (Artocarpusaltilis) extract as an larvaside against Aedesaegypti larvaes. Methods: This study was an xperimental by using methods post test only control group design. Kemangi’s leaves extract was obtained by maseration extraction method where the powder of simplicia was immersed in ethanol solvent solution. The subjects are the larvae Aedes aegypti. In real larvicidal test, there are 4 groups of experiments with the two control groups. Each group consisted of 25 larvaes. Replication test have been done 4 times. The number of larvae required are 600 larvaes. Observations are performed on the 1st and 24th period.
Results: the actual test, number of death are 2% of 1500ppm concentration, 7% death of 2000ppm concentration , 18% death of 2500ppm concentration and 42% death of 3000ppm concentration. Conclusion: From this study it can be concluded that kemangi’s leaves extract (Ocimum sanctum Linn) effective for using as an larvasides of the larvaes Aedes aegypti.
Keywords: Kemangi’s Leaves (Ocimum sanctumm Linn), Larvaes of Aedes aegypti, larvaside.
vi
ABSTRAK
LatarBelakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menyerang penduduk dunia sampai saat ini, seperti negara dengan endemisitas rendah Papua New Guinea, Bangladesh, Nepal, Taiwan dan sebagian besar negara pasifik. Pada tahun 2008 di Indonesia di jumpai 137.469 kasus DBD, pada tahun 2011 terjadi penurunan menjadi 124.811 kasus dengan kematian 403 orang. Pengendalian vector larva Aedes aegypti dapat dilakukan dengan cara menggunakan larvasida. Daun kemangi (Ocimum sanctum Linn) mengandung senyawa flavonoid, tannin, dan alkaloid yang dimana, senyawa tersebut dapat berfungsi sebagai larvasida alami.
Tujuan:Untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum Linn) sebagai larvasida terhadap larva Aedes aegypti.
Metode:Penelitian ini adalah penelitian true experimental, dengan metode rancangan post test only control group design. Ekstrak daun kemangi diperoleh dengan metode ekstraksi maserasi dimana serbuk simplisia direndam dalam cairan pelarut etanol. Subjek adalah larva Aedes aegypti. Terdiri dari 4 kelompok eksperimen dengan 2 kelompok kontrol. Masing-masing kelompok terdiri atas 25 larva. Replikasi pengujian dilakukan sebanyak 4 kali. Jumlah larva yang dibutuhkan 25 adala


Ketersediaan

SKD2017384N 101 12 130 RES uMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
N 101 12 130 RES u
Penerbit PSPD : Palu.,
Deskripsi Fisik
x , 44 hlm ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
x , 44 hlm ; 29 cm
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this