No image available for this title

Skripsi kedokteran

PERBANDINGAN DAYA HAMBAT EKSTRAK KUNYIT (Curcuma domestica val.) DAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle linn)TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli



ABSTRAK
Latar Belakang :Escherichia coli berbentuk batang pendek (kokobasil), gram negatif
dengan ukuran 0,4-0,7 μm x 1,4 μm. Sifatnya unik karena dapat menyebabkan infeksi primer
pada usus misalnya diare pada anak dan penyebab utama travelers diarrhea. Salah satu
tanaman obat yang dikenal oleh masyarakat awam adalah daun sirih (Piper betle
L).Kandungan fenol yang terkandung dalam sirih hijau diyakini memiliki kandungan lebih
banyak dibanding fenol pada umumnya.Tanaman obat lain yang memiliki aktivitas
antibakteri yaitu kunyit (Curcuma domestica val.). Berdasarkan hasil uji tabung pada ekstrak
rimpang kunyit mengandung tanin, alkaloid, polifenol, dan flavonoid.
Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan daya hambat ekstrak kunyit (Curcuma domestica
val.) dengan ekstrak daun sirih hijau (Piper betle linn) terhadap pertumbuhan bakteri
Escherichia coli
Metode :Jenis penelitian ini adalah post test only control group designdengan pengujian daya
hambat antibakteri menggunakan metode difusi agar dengan mengukur zona hambat yang
terbentuk. Konsentrasi ekstrak daun sirih dan kunyit yang diuji adalah 25%, dan 75% dengan
Ciprofloxacin sebagai kontrol positif dan Na-CMC kontrol negatif.
Hasil :Hasil penelitian 1. Efek daya hambat ekstrak kunyit (Curcuma domestica val.) pada
konsentrasi 25% dan 75% yaitu 0 mm dan 13 mm 2. Efek daya hambat ekstrak daun sirih
hijau (Piper betle linn) pada konsentrasi 25% dan 75% yaitu18 mm dan 22 mm.
Kesimpulan :Didapatkan perbedaan daya hambat ekstrak kunyit (Curcuma domestica val.)
dengan ekstrak daun sirih hijau (Piper betle linn) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia
coli
Kata kunci :Escherichia coli, Curcuma domestica val., Piper betle linn
ABSTRACT
Background: Escherichia coli forms short stem (kokobacillus), negative gram with size 0.4-
0.7 μm x 1.4 μm. its feature is unique due to it can cause primary infections in the intestinal
such as diarrhea on the children and the main cause of diarrhea travelers. One of herbals
known by primitive is betle leaf (Piper betle linn). The content of phenols in betle leaf is
believed to have more phenol compared to phenol in general. The other which as
antibacterial is turmeric (Curcuma domestica val.). Based on the results of the test tube in
turmeric rhizoma extract contains tannins, alkaloids, polyphenols and flavonoids.
Aims: To find out difference between turmeric extract power obsturent (Curcuma domestica
val.) and betle leaf extract (Piper betle linn) on the growth of Escherichia coli bacteria
Methods: this was a post test only control group design with the test of antibacterial power
obstruent using diffusion method in order that measuring obstruent zone formed.
Concentration of betle leaf and turmeric tested is 25% and 75% with Ciprofloxacin as
positive control and Na-CMC negative control
Results: the results reveal that: 1. The effect of power obsruent of turmeric (Curcuma
domestica val.) on concentration 25% and 75% is 0 mm and 13 mm 2. The effect of power
obsruent of betle leaf (Piper betle linn) on concentration 25% and 75 % is 18 mm and 22
mm .
Conclusion:it is obtained the difference between turmeric extract (Curcuma domestica val.)
and betle leaf extract (Piper betle linn) on the growth of Escherichia coli bacteria
Keywords: Escherichia coli, Curcuma domestica val, Piper betle linn


Ketersediaan

SKD2017469N 101 13 007 USM pMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
N 101 13 007 USM p
Penerbit PSPD : Palu.,
Deskripsi Fisik
xv ,46 hlm ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
xv ,46 hlm ; 29 cm
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this