No image available for this title

Skripsi kedokteran

PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI KAPORIT (KALSIUM HIPOKLORIT) TERHADAP DAYA TETAS TELUR NYAMUK Aedes aegepty



ABSTRAK
Latar Belakang: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan satu diantara penyakit menular, vektor yang masih menjadi masalah kesehatan secara global terutama dinegara berkembang terutama dinegara Indonesia. Sebuah penelitian menemukan bahwa, kaporit pada media air dapat mengganggu proses perkembangan dan penetasan telur karena klorin dalam kaporit mampu mengoksidasi telur Aedes aegypti dengan merusak protein yang terdapat dalam telur.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi kaporit (kalsium hipoklorit) terhadap daya tetas telur nyamuk Aedes aegypti.
Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah true experimental post control design only. Desain penelitian ini tidak dilakukan pretest terhadap sampel sebelum perlakuan. Dilakukan randomisasi baik pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol; kelompok tersebut dianggap sama sebelum dilakukan perlakuan.
Hasil: Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa persentasi daya tetas paling rendah pada larutan kaporit dengan konsentrasi 75% sebesar 4,2% pada hari ke-2 dan menurun menjadi 0% pada hari ke-3 sampai hari ke-8 sedangkan persentasi daya tetas telur nyamuk Aedes aegypti yang tertinggi pada larutan kaporit dengan konsentrasi 25% sebesar 20% pada hari ke-2 dan menurun menjadi 5% pada hari ke-3 selanjutnya menurun menjadi 0% pada hari ke-4 sampai hari ke-8.
Kesimpulan: Kaporit Ca (OCl)2 efektif berpengaruh terhadap daya tetas telur nyamuk Aedes aegypti.
xiv
Kata kunci: DBD, Kaporit, Daya tetas telur
xiv
THE IMPACT SOME CHLORIES CONCENTRATION TOWARD EGG HATCHED FOR Aedes aegypti MOSQUITOS
Meichel Hardiyanto*, Miranti**, Budi Tulaka***
*Medical Student, Faculty of Medicine and Health Science, Tadulako University
**Department of Parasitology, Faculty of Medicine and Health Science, Tadulako University
***Department of Clinical Pathology, Faculty of Medicine and Health Science, Tadulako University
ABSTRACT
Background: Dengue hemorrhagic fever (DHF) is one of among dengue infact, the factor which is still be the problem of healthy in broad especially in developing country, including Indonesia. A research found that chlories in a form of the water can disturb the process of the increase and egg hatched, because chlories in a form of the water can disturb the process of the increase and egg hatched, because chloris is able to oxidate the egg of Aedes aegypti by destroying the protein inside the egg.
Objective: To the impact some chlories concentration to ward egg hatched by Aedes aegypti mosquitos.
Methods: The design of the research employs in this research is the True Experimental Post Control Design. In this research doesn’t need to conduct the pretest toward the sampel before the treatment. The way the research to select sample is by randomizing the sampel both of experiment and control group. Both of the group are considered equal before the treatment.
Results: The result of the research shows that the percentage of the lowest egg hatched in chlories chem by 75% concentration is around 4,2% at the second day and it decreased to 0% at the third to eight day. While the percentage of the highest in chlories chem by 25% concentration is around 20% at the second day and it decrease to 5% at the third then continue decreased 0% at the fourth to the eight day.
Conclusion: Chlories Ca (OCl)2 effectively influences toward egg hatched of Aedes aegypti.
Keywords: Dengue Hemmorhagic fever, Chlorine, Egg Hatched


Ketersediaan

SKD2017515N 101 11 053 HAR pMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
N 101 11 053 HAR p
Penerbit PSPD : Palu.,
Deskripsi Fisik
xiii , 41 hlm ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
xiii , 41 hlm ; 29 cm
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this