<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1087">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN ROVIGA &#13;
(Calotropis gigantea) TERHADAP EFEK ANTIDIARE&#13;
PADA MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI&#13;
MINYAK KASTOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MOH. MUCHLAS PRANATA G 501 09 018</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palu</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kedokteran</form>
  <extent>XVI, 67HLM; 29 CM</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Latar Belakang: Diare merupakan penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan di masyarakat karena berhubungan dengan faktor lingkungan dan kebersihan. Berbagai pengobatan dilakukan, termasuk dengan menggunakan bahan alam, seperti tumbuh-tumbuhan yang secara empiris berkhasiat obat. Tumbuhan roviga (Calotropis gigantea) adalah salah satu tumbuhan perdu  yang memiliki kandungan bermanfaat sebagai obat, tetapi masih kurang dimanfaatkan. Manfaat tersebut salah satunya adalah sebagai antidiare walaupun khasiat dan manfaatnya belum terbukti dan dimanfaatkan secara klinis. Kandungan flavonoid dan tanin diduga memberikan efek sebagai antidiare dengan menurunkan frekuensi defekasi dan perubahan konsistensi feses. &#13;
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan post test-only controlled group design. Sampel yang digunakan adalah mencit (Mus musculus) sebanyak 25 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok perlakuan, dan diinduksi diare dengan menggunakan minyak kastor (oleum ricini). Setelah diinduksi diare, kelompok kontrol positif diberikan loperamid dosis 0,02mg/20gramBB, kelompok kontrol negatif diberikan aquadest, dan tiga kelompok perlakuan dengan dosis bertingkat ekstrak daun roviga (Calotropis gigantea) 200 mg, 400 mg, 800 mg. Pengamatan dilakukan terhadap frekuensi defekasi, waktu perubahan konsistensi feses, dan durasi terjadinya diare. Data dianalisis dengan uji Shapiro-wilk, uji one way ANOVA, dan uji Post-Hoc.&#13;
Hasil: Uji one way ANOVA menunjukkan hasil P</note>
 <note type="statement of responsibility">MOH. MUCHLAS PRANATA G 501 09 018</note>
 <subject authority="">
  <topic>JAMU</topic>
 </subject>
 <classification>615.32</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>615.32 PRA p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKD1400036</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>615.32 PRA p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1087</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-03-07 10:15:13</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2002-01-01 00:46:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>