<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1507">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KEJADIAN ISPA TERHADAP STATUS GIZI PADA ANAK BALITA DI PUSKESMAS BIROBULI&#13;
KECAMATAN PALU SELATAN PADA TAHUN 2013</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ATIRAH N 101 10 073</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palu</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kedokteran</form>
  <extent>xiii , 37 hlm ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Latar Belakang : Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di dunia. Hal ini dibuktikan dengan tingginya angka kematian karena ISPA, terutama pada bayi dan anak usia di bawah lima tahun (balita). Pada tahun 2008, terdapat 25% anak balita di negara-negara sedang berkembang, yakni sekitar 146 juta anak mengalami masalah kurang berat badan, yang menjadi indikator kurangnya nutrisi. Kasus kurang gizi di Indonesia merupakan masalah kesehatan yang belum teratasi secara tuntas sampai saat ini, maka dilakukan penelitian ini.&#13;
Metode Penelitian : Penelitian observasi analitik dengan pendekatan crosssectional. Sampel berasal dari pasien balita ISPA dan tidak ISPA di PUSKESMAS Birobuli. Selain itu, dilakukan uji bivariat dengan uji korelasi koefisiensi kontingensi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan rekam medis.&#13;
Hasil Penelitian : Dari hasil analisis statistik antara kejadian ISPA dengan status gizi didapatkan nilai r = 0, 001 yang menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang sangat lemah antara kejadian ISPA dengan status gizi.&#13;
Kesimpulan : Terdapat hubungan kejadian ISPA terhadap status gizi pada anak balita di puskesmas birobuli.&#13;
Kata Kunci : ISPA, status gizi, anak balita.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">ATIRAH N 101 10 073</note>
 <subject authority="">
  <topic>GIZI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MIKROBIOLOGI - KEDOKTERAN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PERNAPASAN</topic>
 </subject>
 <classification>616.24</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>616.24 ATI h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKD2015028</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>616.24 ATI h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1507</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-10 09:21:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-07-10 09:22:22</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>