<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1584">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RISIKO HIGH ENDEMIS KUSTA DI DESA AIR PANAS KECAMATAN PARIGI BARAT &#13;
KABUPATEN PARIGI MOUTONG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHMAD TARMISI N 201 11 008</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palu</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kesmas</form>
  <extent>xix , 81 hlm ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
AHMAD TARMISI. Analisis Risiko High Endemis Kusta di Desa Air Panas Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong (Dibawah bimbingan Adhar Arifuddin dan Herawanto).&#13;
Peminatan Epidemiologi Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan &#13;
Universitas  Tadulako Palu&#13;
Skripsi, Juni  2015&#13;
Penyakit kusta bila tidak ditangani dengan cermat dapat menyebabkan cacat, keadaan ini menjadi penghalang bagi pasien kusta dalam menjalani kehidupan bermasyarakat untuk memenuhi kebutuhan sosial ekonominya. Kejadian kusta secara global tahun 2013 menurut WHO berjumlah 215,656, Indonesia 16.856, Sulawesi Tengah 324, Kabupaten Parigi Moutong 76 kasus dan  Desa Air Panas sebanyak 17 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko high endemis kusta di Desa Air Panas Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan case control. Sampel kasus adalah penderita kusta dan sampel kontrol adalah masyarakat yang tidak menderita kusta dengan perbandingan 1 : 3. Jumlah sampel yaitu 84 yang terdiri dari 21 sampel kasus dan 63 sampel kontrol. Matode pengambilan sampel adalah total sampling dengan kriteria penderita kusta yang belum sembuh. Data diuji dengan uji OR dan dianalisis secara univariat dan bivariat pada batas kemaknaan (alfa 5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat kontak (OR = 15,127 pada 95%, CI 4,572 - 50,056), kepadatan hunian (OR = 6,250 pada 95% CI 2,095 â€“ 18,649) dan personal hygiene (OR = 7,344 pada 95% CI 2,435 â€“ 22,144) merupakan faktor risiko terhadap kejadian penyakit kusta, penyakit kusta mempunyai dampak terhadap status gizi (OR sebesar 2,976 pada 95% CI 1,072 â€“ 8,264). Diharapkan kepada masyarakat Desa Air Panas agar tidak kontak yang terlalu sering dan lama dengan penderita kusta, mengontrol kepadatan hunian sesuai standar rumah sehat dan menjaga pola hidup yang bersih dan sehat serta menjaga asupan gizi yang seimbang. &#13;
Kata Kunci	: penyakit kusta, risiko, high endemis&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">AHMAD TARMISI N 201 11 008</note>
 <subject authority="">
  <topic>KUSTA PENYAKIT</topic>
 </subject>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKM2015045</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1584</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-27 09:39:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-27 09:39:14</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>