<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1681">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI VARIASI BAKTERI PADA RUANG INTENSIVE CARE UNIT (ICU) RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2015</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HENNING DWIANGGA WICAKSONO N 101 11 025</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palu</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kedokteran</form>
  <extent>xvii , 52 hlm ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Latar Belakang: Rumah sakit adalah tempat orang dirawat dan ditempatkan dalam jarak yang sangat dekat. Di tempat ini pasien mendapatkan terapi dan perawatan untuk bisa sembuh. Tetapi, rumah sakit selain mencari kesembuhan, juga mendapatkan sasaran dari berbagai macam penyakit terutama yang disebabkan oleh bakteri yang merupakan penyebab utama penyakit infeksi, bakteri dapat hidup dan berkembang di lingkungan rumah sakit seperti ; air, udara, dan lantai. Infeksi kebanyakan dapat ditemukan pada perawatan Intensive Care Unit (ICU) terbanyak adalah infeksi nosokomial.&#13;
Tujuan: Untuk mengidentifikasi variasi bakteri yang terdapat pada Ruang ICU (Intensive Care Unit)  RSU Anutapura Palu Tahun 2015.&#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian kuantitatif dengan studi observasional deskriptif. Dalam penelitian observasional deskriptif, peneliti diarahkan unutk mendeskripsikan atau menguraikan suatu peristiwa, identifikasi variabel, serta mengembangkan teori dan definisi dari variabel. Teknik pengambilan sampel secara probability sampling dengan cara simple random samplin. &#13;
Hasil: Pada hasil penelitian didapatkan 5 variasi bakteri yaitu 4 sampel untuk Staphylococcus epidermidis (33,33%), 3 sampel untuk Staphylococcus saphrophyticicus (25%), 2 sampel untuk Micrococcus varians (16,66%), 2 sampel untuk Staphylococcus cohnii (16,66%), dan 1 sampel untuk Staphylococcus aureus (8,33%).&#13;
Kesimpulan: Terdapat variasi bakteri yang tersebar melalui udara dalam Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSU Anutapura Palu, yang dimana bakteri terbanyak adalah Staphylococcus epidermidis, bakteri yang di temukan ini dapat mengakibatkan infeksi nosokomial.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Rumah Sakit Umum Anutapura Palu, Ruang Intensive Care Unit (ICU), Identifikasi Bakteri&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">HENNING DWIANGGA WICAKSONO N 101 11 025</note>
 <subject authority="">
  <topic>BAKTERIOLOGI KEDOKTERAN</topic>
 </subject>
 <classification>616.014</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>616.014  WIC i</shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1681</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-15 08:32:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-15 08:59:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>