<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1872">
 <titleInfo>
  <title>EFEK ANALGESIK EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) PADA MENCIT (Mus musculus) YANG &#13;
DIINDUKSIKAN DENGAN ASAM ASETAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>EKA PRASASTI CLEARINSYAH  N 101 12 155</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palu</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kedokteran</form>
  <extent>xvii , 53 hlm ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 &#13;
Latar belakang : Nyeri merupakan mekanisme proteksi bagi tubuh terhadap kerusakan jaringan namun nyeri dapat menyebabkan perubahan fungsi fisik, emosional dan menurunkan kualitas hidup. Untuk mengurangi gejala nyeri digunakan obat analgesik, yaitu obat yang dapat mengurangi nyeri akibat sebab yang beragam. Salah satu bahan alam yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional adalah daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Diketahui bahwa alkaloid yang terdapat dalam dalam ekstrak daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan senyawa yang memiliki efek analgesik sehingga berpotensi menghilangkan rasa nyeri. &#13;
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitian the randomized pretest-posttest control group design. Metode yang digunakan adalah metode writhing reflex dengan menggunakan asam asetat 1% sebagai penginduksi nyeri. Sampel yang digunakan adalah mencit jantan sehat dengan berat badan 20-25 gram sebanyak 25 ekor, yang dibagi menjadi 5 kelompok dan setiap kelompok terdiri atas 5 ekor mencit. Kelompok 1 diberikan aspirin 1,3 mg/20gBB sebagai kontrol positif, kelompok 2 diberikan akuades 1 ml sebagai kontrol negatif, kelompok 3-5 diberikan ekstrak daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dengan dosis (1,3), (2,6), dan (5,2) mg/20gBB.  Hasil : Hasil penelitian menunjukkan penurunan jumlah writhing reflex dengan persentase proteksi untuk kontrol positif (91,96%), dosis ekstrak 1,3 mg/20gBB (80,63%), dosis ekstrak 2,6 mg/20gBB (88,63%) dan dosis ekstrak 5,2 mg/20gBB (96,46%). Hasil uji statistik menggunakan Kruskal Wallis p: 0,004 (p</note>
 <note type="statement of responsibility">EKA PRASASTI CLEARINSYAH  N 101 12 155</note>
 <subject authority="">
  <topic>JAMU</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>N101 12 155 CLE e</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKD2016310</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>N101 12 155 CLE e</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1872</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-21 14:01:34</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-09-21 14:01:34</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>