<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1873">
 <titleInfo>
  <title>EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK CACING TANAH ( Lumbricus rubellus ) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI  Escherichia coli</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PRIVINNY SAFIRA IRYAWINANSI  N 101 12 106</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palu</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kedokteran</form>
  <extent>xiv , 40 hlm ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Latar Belakang: Escherichia coli adalah anggota flora normal usus. E. coli menjadi patogen jika jumlahnya dalam saluran pencernaan  meningkat atau berada diluar usus. Manifestasi klinik infeksi oleh E. Coli bergantung pada lokasi infeksi. Salah satu pengobatan tradisional yang digunakan untuk pengobatan bakteri E.coli adalah Cacing Tanah (Lumbricus rubellus). Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) mengandung zat antibakteri (antimikrobial Lumbricin-1). Hal ini yang mendasari penulis melakukan penelitian tentang efektivitas daya antibakteri ekstrak Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. &#13;
Tujuan: Untuk menilai dan mengetahui daya antibakteri ekstrak Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) terhadap pertumbuhan E. coli. &#13;
Metode: Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimental laboratorium posttest only control group, dimana peneliti melakukan pengamatan terhadap kelompok kontrol dan kelompok perlakuan setelah diberikan intervensi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa dengan uji One Way ANOVA dan Post Hoc Test. &#13;
Hasil: Diameter zona hambat paling besar diperoleh pada kontrol positif, yaitu dengan rerata 35,75 mm dan diikuti pada perlakuan 25% (17,50 mm), 20% (15,50 mm), 15% (13,25), 10% (11,50), dan 5% (10,50),, sedangkan kontrol negatif yang digunakan menunjukkan tidak adanya hambatan terhadap masing-masing replikasi. Berdasarkan hasil uji One Way ANOVA terdapat perbedaan yang bermakna pada lebih dari dua kelompok uji (p=0,000). &#13;
Kesimpulan: Pada eksperimen ekstrak Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) menunjukkan bahwa dengan meningkatkan konsentrasi ekstrak, maka semakin baik pengaruh kadar hambat yang terjadi terhadap koloni bakteri Escherichia coli. &#13;
Kata Kunci: Ekstrak Cacing Tanah, Lumbricus rubellus, Antibakteri, &#13;
Escherichia coli &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">PRIVINNY SAFIRA IRYAWINANSI  N 101 12 106</note>
 <subject authority="">
  <topic>JAMU</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>N 101 12 106 IRY e</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKD2016311</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>N 101 12 106 IRY e</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1873</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-22 09:47:03</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-09-22 09:47:03</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>