<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="254">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh tingkat pendidikan formal pria terhadap vasektomi dikota Palu tahun 2009-2011</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rilman Ilma Januar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palu</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kedokteran</form>
  <extent>xiv,34hlm;29cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Vasektomi merupakan salah satu metode kontrasepsi yang biasa disebut dengan MOP (Medis Operatif Pria) atau sterilisasi saat ini mulai diperkenalkan pada masyarakat. Akseptor dari metode kontrasepsi ini adalah pria, dengan tidakan bedah minor yang dilakukan dengan cara menjepit atau memotong saluran sperma (vas deferens). Meskipun efek samping yang ditimbulkan sangat ringan bahkan jarang, namun tetap saja metode kontrasepsi ini  dianggap tabu dan terlarang oleh sebagian besar masyarakat. Banyak hal yang dapat mempengaruhi ini, antara lain agama, suku, tingkat pendidikan tempat tinggal, jumlah anak, dan lain-lain. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh tingkat pendidikan formal seseorang terhadap vasektomi di Kota Palu. Penelitian ini dilakukan di Kantor Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah pada bulan Juli 2012. Jenis penelitan ini adalah analitik observasional dengan metode pengambilan data cross sectional. Sumber data pada penelitian ini adalah data sekunder tentang vasektomi yang dimiliki oleh Kantor BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel 90 orang pria yang terdiri dari pria yang melakukan vasektomi dan pria yang tidak melakukan vasektomi sebagai pembanding. Hasil penelitian yang dianalisis dengan uji statistik regresi linear melalui software Microsoft Excel 2007 mendapatkan hasil nilai p 0,000 ( p &lt; 0,05) dan nilai Multiple R 0,342 kemudian nilai R Square 0,117. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang nyata atau signifikan antara tingkat pendidikan formal terhadap vasektomi di Kota Palu.&#13;
&#13;
Kata kunci: vasektomi, tingkat pendidikan formal, pengaruh.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Rilman Ilma Januar</note>
 <subject authority="">
  <topic>KELUARGA BERENCANA  - ASPEK  SOSIAL</topic>
 </subject>
 <classification>363.96</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>363.96 JAN p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKD1300010</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>363.96 JAN p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>254</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-03-24 09:07:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-03-19 10:01:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>