<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2596">
 <titleInfo>
  <title>Perbedaan Daya Hambat Ekstrak Kunyit Kuning (Curcuma Domestica Val.) dengan Ekstrak Kunyit Putih (Curcuma Mangga Val.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri  Salmonella typhi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kurniawan, Hendra N 101 14 014</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Pendidikan Doker</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xvi, 72 hlm.:ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 &#13;
Latar Belakang : Kunyit (Curcuma) merupakan salah satu tanaman obat yang telah lama dikenal penggunaanya oleh masyarakat Indonesia. Rimpang kunyit kuning (Curcuma domestica Val.) dan kunyit putih (Curcuma mangga Val.) mengandung  komponen bioaktif dan esensial yang memiliki beberapa manfaat, diantaranya sebagai antibakteri, salah satunya bakteri Salmonella typhi yang merupakan bakteri penyebab deman tifoid. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan daya hambat ekstrak kunyit kuning (Curcuma domestica Val.) dengan ekstrak kunyit putih (Curcuma mangga Val.) terhadap  pertumbuhan bakteri  Salmonella typhi. Metode : Jenis penelitian ini adalah post test only control group design dengan pengujian daya hambat antibakteri menggunakan metode difusi. Konsentrasi ekstrak kunyit kuning dan kunyit putih  yang diuji masing-masing 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% dengan Ciprofloxacin sebagai kontrol positif dan Na-CMC kontrol. Data dianalisis menggunakan SPSS dengan uji One Way ANOVA dan Independent Samples Test. Hasil : Rata-rata diameter zona hambat eksrak kunyit kuning yang terbentuk pada konsentrasi 2,5% adalah 8,51 mm, kosentrasi 5% adalah 9,23 mm, kosentrasi 7,5% adalah 9,82 mm, dan kosentrasi 10% adalah 10,82 mm. Sedangkan rata-rata diameter zona hambat eksrak kunyit putih yang terbentuk pada konsentrasi 2,5% adalah       17,50 mm, kosentrasi 5% adalah 18,11 mm, kosentrasi 7,5% adalah 18,77 mm, dan kosentrasi 10% adalah 19,49 mm.  Pada kontrol positif terbentuk zona hambat sebesar 39,66 mm  sedangkan kontrol negatif  sebesar 0,00 mm.  Kesimpulan : Terdapat perbedaan yang signifikan daya hambat antara ekstrak kunyit kuning (Curcuma domestica Val.) dengan ekstrak kunyit putih (Curcuma mangga Val.) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Kunyit putih memberikan efek antibakteri yang lebih besar daripada kunyit kuning. &#13;
 &#13;
 &#13;
Kata kunci : Ekstrak, kunyit kuning, kunyit putih, Salmonella typhi &#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Hendra Kurniawan</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kedokteran</topic>
 </subject>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 KUR p Skripsi 2018</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N10114014</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2596</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-05-22 08:34:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-05-22 08:45:34</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>