<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2747">
 <titleInfo>
  <title>ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA YANG MENGALAMI GANGGUAN JIWA DENGAN PENERAPAN PLANT THERAPHY UNTUK MENGATASI HARGA DIRI RENDAH DI KELURAHAN KAWATUNA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sari, Widya N 210 15 027</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi D-III Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>ix, 130 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Gangguan jiwa merupakan penyakit yang terus meningkat setiap tahun dan menjadi indikator pencapaian Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Plant Theraphy adalah intervensi keperawatan terapi nonfarmakologis yang dapat meningkatkan harga diri pasien yang mengalami gangguan jiwa harga diri rendah. Tujuan studi adalah mendeskripsikan asuhan keperawatan pada keluarga yang mengalami gangguan jiwa dengan penerapan plant theraphy untuk mengatasi harga diri rendah di Kelurahan Kawatuna. Metode penelitian studi kasus menggunakan dua subjek (2 keluarga) yang mengalami masalah yang sama (harga diri rendah) dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga fokus pada intervensi plant theraphy dengan pemberdayaan keluarga, selanjutnya dilakukan perbandingan. Hasil studi kasus menunjukkan terjadi peningkatan harga diri pada kedua pasien seperti menerima keadaan diri, mempertahankan kontak mata saat berbicara, ingin berinteraksi dengan orang lain, percaya diri meningkat, lebih optimis, dan memiliki harapan yang positif. Kesimpulan bahwa plant theraphy dapat meningkatkan harga diri pasien yang mengalami gangguan jiwa dengan pemberdayaan keluarga. Tingkat kemandirian kedua keluarga meningkat dari KM I menjadi KM III dengan lima indikator. Hasil penelitian diharapkan dapat dikembangkan oleh peneliti selanjutnya dengan melakukan penelitian eksperimen dan menambah waktu penelitian, selain itu perlu diperhatikan juga kondisi psikologis pasien serta dukungan keluarga dan masyarakat.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Widya Sari</note>
 <subject authority="">
  <topic>Keperawatan</topic>
 </subject>
 <classification>610.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 SAR a Laporan Akhir 2018</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L-N21015027</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 SAR a Laporan Akhir 2018</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2747</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-12-28 09:26:54</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-12-28 09:31:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>