<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2795">
 <titleInfo>
  <title>Asuhan Keperawatan dengan Pemberian Teknik Relaksasi Nafas Dalam untuk Mengurangi Nyeri Akut pada Pasien Fraktur di RSUD Undata</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Noval N 210 15 083</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi D-III Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xii, 67 hlm.: ilus.;30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asuhan Keperawatan dengan Pemberian Teknik Relaksasi Nafas Dalam untuk Mengurangi Nyeri Akut pada Pasien Fraktur di RSUD Undata &#13;
Noval (2018)&#13;
Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako&#13;
Ns.Parmin, M.Kep; Nurul Istiqomah,S.Kep,Ns&#13;
Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Fraktur, Nyeri Akut, &#13;
Tehnik Relaksasi Nafas Dalam&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Nyeri merupakan masalah keperawatan yang paling sering terjadi pada kasus fraktur. Intervensi keperawatan untuk mengatasi nyeri akibat fraktur adalah upaya kolaboratif (Farmakologis) dan terapi relaksasi nafas dalam sebagai komplementer dan non farmakologis. Tujuan penelitian adalah melakukan asuhan keperawatan dengan penerapan relaksasi nafas dalam untuk mengurangi nyeri pada pasien  fraktur. Desain penelitian adalah studi kasus menggunakan dua subyek (fraktur) dengan pendekatan asuhan keperawatan yang berfokus pada intervensi tehnik relaksasi nafas dalam. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa tindakan keperawatan tehnik relaksasi nafas dalam dapat menurunkan skala, durasi, intensitas dan frekuensi nyeri pada kedua pasien setelah dilakukan implementasi selama empat hari dimana pada pasien 1 dari skala 9 menjadi skala 7 sedangkan pasien 2 dari skala 8 menjadi skala 6. Kesimpulan peneliti adalah teknik relaksasi nafas dalam dapat mengurangi karakteristik nyeri pada pasien fraktur namun belum maksimal, disarankan kepada perawat ruangan mengatasi cemas sebelum relaksasi nafas dalam dorong keluarga untuk memberi dukungan positif, untuk penelitian selanjutnya dengan menambahkan jumlah pasien dan waktu penelitian &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Noval</note>
 <subject authority="">
  <topic>Keperawatan</topic>
 </subject>
 <classification>610.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 NOV a Laporan Akhir 2018</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L-N21015083</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2795</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-16 10:53:17</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-16 10:56:21</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>