<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2919">
 <titleInfo>
  <title>Asuhan keperawatan jiwa dengan pemberdayaan pasien lain dalam meningkatkan harga diri pada pasien harga diri rendah dengan melakukan kegiatan positif di RSUD Madani 2019.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Giovani N 210 16 011</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Studi D-III Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>ix, 99 hlm.: ilus.; 30 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asuhan Keperawatan Jiwa dengan pemberdayaan pasien lain dalam meningkatkan harga diri pada pasien harga diri rendah dengan melakukan kegiatan positif di RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah&#13;
Giovani (2019)&#13;
Program Studi D – III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako &#13;
Ns. Hj Andi Saifa, M.Kep.,Sp.Kep Kom&#13;
Kata Kunci : Harga diri rendah,Pemberdayaan, kegiatan positif&#13;
&#13;
Harga diri rendah merupakan salah satu gejala gangguan jiwa yang selalu menilai negatif dirinya dan beresiko melakukan perilaku kekerasan. Cara untuk mengurangi harga diri rendah antara lain member kegiatan-kegiatan positif. Tujuan penelitian adalah  melakukan asuhan keperawatan Jiwa dengan memberdayakan pasien lain untuk meningkatkan harga diri pasien dengan melakukan kegiatan positif. Desain penelitian adalah studi kasus, dengan subyek dua klien yang sama mengalami harga diri rendah. Fokus intervensi adalah memberdayakan pasien yang dapat berinteraksi dengan baik, tidak ada perilaku kekerasan, tidak ada waham untuk membantu pasien harga diri rendah melakukan kegiatan positif melakukan aktifitas dengan baik seperti membersihkan tempat tidur, merapikan pakaian, membersihkan piring sehabis makan dan menyapu lantai Pada pasien Ny. W, tetapi pada pasien nyonya H belum rutin melakukan aktifitas tersebut. Kedua pasien mengalaimi perubahan positif seperti peningkatan harga diri ditandai dengan kontak mata baik, dapat berinteraksi dengan pasien lain, dan intonasi bicara baik, serta ekspresi malu berkurang. Kesimpulan studi kasus adalah pemberdayaan pasien lain dapat membantu melakukan kegiatan positif dan mengatasi haraga diri rendah kedua pasien. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat melakuakn  pengembangan penelitian dengan desain kuantitatif eksperimental.</note>
 <note type="statement of responsibility">Giovani</note>
 <subject authority="">
  <topic>Keperawatan</topic>
 </subject>
 <classification>610.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 GIO a Laporan Akhir 2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">N21016011</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 GIO a Laporan Akhir 2019</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2919</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-07-12 14:41:11</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-07-12 14:41:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>