<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2968">
 <titleInfo>
  <title>Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Infeksi Saluran kemihYang Mengalami Hipertermi Dengan Intervensi Pemberian Kompres Hangat Diruangan Cendrawasi Bawah Rsu Anutapura palu</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zuayah, N 210 13 004</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi D-III Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xii,77 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Infeksi Saluran kemihYang Mengalami Hipertermi Dengan Intervensi Pemberian Kompres Hangat Diruangan Cendrawasi Bawah Rsu Anutapura palu&#13;
ZUAYAH ( 2019 )&#13;
PROGRAM DIII KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO&#13;
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Hipertermi, Kompres Air Hangat&#13;
&#13;
Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah infeksi akibat berkembang biaknya mikroorganisme di dalam saluran kemih, yang dalam keadaan normal air kemih tidak mengandung bakteri, virus atau mikroorganisme lain. Infeksi saluran kemih baik terjadi di pria maupun wanita dari semua umur. Hipertermi diakibatkan adanya infeksi pada saluran Instetinal dan vesika urinaria maka timbul Demam yang jaraknya instetinal dan vesika urinaria yang dekat dengan penggunaan kateter yang merupakan faktor utama terjadinya Infeksi. Metode IMRAD adalah penjelasan mengenai alasan utama dilakukanya penelitian kemudian menjelaskan tentang cara kerja dalam penelitian dan dapat menjelaskan hasil agar dapat disimpulkan dengan baik. Tujuan penelitian adalah melakukan tindakan kompres air hangat pada pasien infeksi saluran kemih dengan masalah hipertermi. Desain penelitian studi kasus menggunakan dua subjek yang mengalamih masalah yang sama dengan pendekatan asuhan keperawatan yang berfokus pada intervensi kompres air hangat.hasil dari penelitian terdapat Diagnosa  pada klien 1 terdapat satu Diagnosa yaitu Hipertermi dan klien 2 terdapat dua Diagnosa yaitu Hipertermi dan Konstipasi namun pada Diagnosa yang ditemukan peneliti lebih mengutamakan Hipertermi,hasil studi khasus menunjukan bahwa kompres air hangat dapat menurunkan suhu tubuh pasien. Intervensi yang dapat diberikan pada pasien dengan Hipertermi adalah pemberian aplikasih panas dingin yang bertujuan untuk mengontrol suhu tubuh pasien, namun terjadinya kesenjangan pada evaluasi di hari kedua, karena klien 1 mengalami perubahan pola nutrisi dan  mendapatkan pengobatan Analgetik yaitu injeksi Ketorolaks sehinga memicu sekresi asam lambung yang menyebabkan klien 1 mengeluh nyeri uluh hati dan mual muntah. dan dapat disimpulkan bahwa masalah kedua pasien teratasih walaupun klien 1 lambat proses penyembuhanya dibandingkan klien 2 yang proses penyembuhanya lambat. Diharapkan kepada perawat agar lebih mempertahankan dan meningkatkan pelayanaan terhadap pasien-pasien dengan masalah infeksi saluran kemih.</note>
 <note type="statement of responsibility">Zuayah</note>
 <subject authority="">
  <topic>Keperawatan</topic>
 </subject>
 <classification>610.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 ZUA a Laporan Akhir 2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">N21013004</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 ZUA a Laporan Akhir 2019</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2968</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-10-22 10:32:03</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-10-22 10:34:15</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>