<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="304">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN UMUR IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN ABORTUS PADA KEHAMILAN DI RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2011</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADETYA SILVIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palu</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kedokteran</form>
  <extent>XV,55HLM;29CM</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Latar Belakang: Abortus merupakan salah satu penyebab kematian pada ibu hamil. Angka kejadian abortus masih cukup tinggi. Diperkirakan 4,2 juta abortus terjadi setiap tahun di Asia Tenggara dan 750.000 sampai 1,5 juta terjadi di Indonesia. Abortus terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah umur ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur ibu hamil dengan kejadian abortus pada kehamilan di RSU Anutapura Palu Tahun 2011. &#13;
Metode:. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di RSU Anutapura Palu. Data diambil dari rekam medik ibu hamil pada bulan Januari-Desember tahun 2011. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Uji analisis data menggunakan chi-square dengan program SPSS versi 16. &#13;
Hasil: Dari 1539 sampel ibu hamil didapatkan 236 ibu hamil yang mengalami abortus dan paling banyak terjadi pada umur ibu hamil yang tidak beresiko (20-35 tahun). Uji analisis chi-square didapatkan hasil p = 0,000 dan nilai OR = 1,766 dengan 95% CI = 1,302 - 2,395.&#13;
Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis chi-square didapatkan nilai p = 0.000 lebih kecil dari nilai Î± = 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur ibu hamil dengan kejadian abortus pada kehamilan di RSU Anutapura Palu tahun 2011. Ibu hamil pada umur beresiko (35 tahun) mempunyai resiko mengalami abortus 1,766 kali lebih besar dibandingkan dengan ibu hamil pada umur tidak beresiko (20 - 35 tahun). &#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Umur Ibu, Abortus, Ibu Hamil.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">ADETYA SILVIANI</note>
 <subject authority="">
  <topic>JURISPRUDENSI KEDOKTERAN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PENGGUGURAN</topic>
 </subject>
 <classification>614.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614.1 SIL h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKD1300067</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614.1 SIL h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>304</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-04-29 10:07:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-04-29 13:25:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>