<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3054">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN RINITIS  AKIBAT KERJA PADA PEKERJA YANG TERPAJAN DEBU SERBUK KAYU DI MEBEL KAYU WILAYAH PALU BARAT SULAWESI TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Qalbi Thalib, Annisa Hayatul N 101 16 047</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Studi Pendidikan Dokter</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xv, 55 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Latar Belakang : Rinitis akibat kerja adalah penyakit inflamasi pada hidung dengan karakteristik gejala yang bersifat intermiten atau persisten, berupa bersin-bersin, beringus, hidung gatal dan atau hidung tersumbat. Prevalensi rhinitis di Inggris mencapai 29%, Prevalensi di Indonesia belum diketahui secara pasti. Jenis pekerjaan yang diketahui berisiko tinggi adalah petani, pekerja laboratorium, tukang kayu atau cat, pekerja industri makanan dan pekerja kesehatan juga rinitis akibat kerja dapat mempengaruhi kualitas hidup pekerja dan dapat menurunkan produktivitas kerja.&#13;
Tujuan : Mengetahui faktor risiko terjadinya rinitis akibat kerja pada pekerja mebel kayu yang terpajan debu serbuk kayu di wilayah Palu Barat&#13;
Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dan total sampel pada penelitian ini berjumlah 27 pekerja.&#13;
Hasil :Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna dengan kejadian rinitis akibat kerja pada pekerja mebel kayu di palu barat yaitu usia  (p= 0,027), lama paparan (p= 0,041. Tidak terdapat hubungan bermakna ialah penggunaan APD ( p= 0,100)&#13;
Kesimpulan: faktor yang mempengaruhhi kejadian rinitis akibt kerja pada pekerja mebel kayu ialah usia dan lama paparan. &#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci : Rhinitis akibat kerja, pekerja kayu, debu kayu, palu. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Annisa Hayatul Qalbi Thalib</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kedokteran</topic>
 </subject>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 QAL a Skripsi 2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N10116047</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610 QAL a Skripsi 2019</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3054</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-23 15:17:41</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-26 10:41:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>