<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3071">
 <titleInfo>
  <title>ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN  FRAKTUR  YANG MENGALAMI MASALAH NYERI DENGAN PEMBERIAN MANAJEMEN NYERI:</title>
  <subTitle>TEHNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DI RUANG TERATAI &#13;
RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FRENGKY, ENGKI N 21016008</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi D-III Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xii, 46 hlm,: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asuhan Keperawatan Pasien Fraktur yang mengalami masalah nyeri dengan Pemberian Manajemen nyeri: Teknik relaksasi nafas dalam &#13;
di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah &#13;
 Engki Frengky (2019)&#13;
Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako&#13;
Hayati Palesa, SKM., MPH&#13;
Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Fraktur, Nyeri,&#13;
Tehnik Relaksasi Nafas Dalam&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Fraktur merupakan suatu keadaan dimana terjadi disintegritas tulang. Prevalesi fraktur di Sulawesi Tengah memiliki angka tertinggi kejadian sebanyak 5,4%. Salah satu manifestasi fraktur adalah nyeri. Tindakan untuk mengatasi terjadinya nyeri adalah dengan melakukan manajemen nyeri yang baik dan benar yitu dengan melakukan relaksasi nafas dalam. Tujuan penelitian adalah melakukan tindakan manajemen nyeri pada pasien fraktur dengan masalah nyeri. Desain penelitian studi kasus menggunakan dua subyek yang mengalami masalah yang sama (fraktur) dengan pendekatan asuhan keperawatan yang berfokus pada intervensi manejemen nyeri. Dari hasil pengkajian dan rumusan diagnosa keperawatan diperoleh bahwa pasien mengalami masalah nyeri. Implementasi pengajaran serta pemberian tehnik relaksasi nafas dalam dilakukan selama empat hari berdasarkan SOP. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa keluhan nyeri kedua klien berkurang, dimana klien 1 berkurang pada hari kedua dari skala 5 menjadi skala 4 dan pasien 2 berkurang pada hari ke tiga dari skala 6 menjadi 4. Dapat disimpulkan bahwa tindakan manajemen nyeri membantu klien dalam mengatasi dan mengontrol nyeri serta mempercepat penyembuhan klien. Diharapkan agar lebih mempertahankan dan meningkatkan pelayanan terhadap pasien-pasien dengan masalah fraktur dimana tindakan farmakologis dan non farmakologis yang baik dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan pasien.</note>
 <note type="statement of responsibility">ENGKI FRENGKY</note>
 <subject authority="">
  <topic>Keperawatan</topic>
 </subject>
 <classification>610.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 FRE a Laporan Akhir 2019</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L-N 21016008</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3071</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-17 10:37:56</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-17 10:55:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>