<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3140">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PEMETAAN DETEKSI RESIKO TINGGI IBU HAMIL PADA PELAYANAN ANTENATAL DI WILAYAH KERJA UPTD URUSAN PUSKESMAS KAMONJI KOTA PALU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cahyani  Sese, Renata Gita N 201 16 195</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xiv, 118 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
RENATA GITA CAHYANI SESE. Analisis Pemetaan Deteksi Resiko Tinggi Ibu Hamil Pada Pelayanan Antenatal di Wilayah Kerja UPTD Urusann Puskesmas Kamonji Kota Palu  (di bawah bimbingan Nurhaya S. Patui).&#13;
&#13;
Peminatan Biostatistik, KB dan Kependudukan&#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat&#13;
Universitas Tadulako&#13;
Maret 2020&#13;
&#13;
Setiap kehamilan mempunyai risiko mengalami penyulit atau komplikasi dan akan cenderung meningkat pada ibu hamil yang memiliki faktor risiko. Komplikasi kehamilan yang tidak terdeteksi secara dini akan berlanjut menjadi komplikasi yang serius. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran Pemetaan Deteksi Resiko Tinggi Ibu Hamil pada Pelayanan Antenatal dan Karakteristik Ibu Hamil Resiko Tinggi di wilayah Kerja Puskesmas Kamonji. Metode penelitian  ini adalah studi kuantitaif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam  penelitian  berjumlah 283 responden. Penelitian ini dianalisis secara secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square dan analisis data secara spasial.  Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian risiko tinggi kehamilan adalah variabel umur (p= 0,010) dan riwayat kehamilan sebelumnya (p= 0,000). Hasil analisis spasial disajikan dengan peta skala 1:65.000 cm yang menyajikan informasi mengenai persebaran ibu hamil risiko tinggi berdasarkan umur, paritas dan riwayat kehamilan sebelumnya. Saran kepada pihak puskesmas khususnya bidan desa dan kader lebih aktif dalam melakukan penyuluhan agar ibu hamil rajin mengontrol kehamilannya dengan melakukan ANC, sehingga apabila terdapat gangguan kehamilan yang dapat menyebabkan komplikasi pada ibu dan janin dapat ditanggulangi secara dini.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Risiko Tinggi Ibu Hamil, Pemetaan, Pelayanan Antenatal. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Renata Gita Cahyani Sese</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 CAH a Skripsi 2020</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N20116195</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 CAH a Skripsi 2020</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3140</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-13 14:21:10</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-26 10:04:18</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>