<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3215">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KADAR ALBUMIN PADA PEROKOK DI UNIVERSITAS TADULAKO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ulfadhilla, Vebby N 101 17 006</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Pendidikan Dokter</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xv, 70 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ANALISIS KADAR ALBUMIN PADA PEROKOK DI UNIVERSITAS TADULAKO&#13;
Vebby Ulfadhilla* Haerani Harun**&#13;
*Mahasiswa Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
**Dosen Bagian Patologi Klinik Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
ABSTRAK&#13;
Latar Belakang: Asap rokok dapat membahayakan kesehatan baik bagi individu maupun masyarakat. Paparan asap rokok dapat memicu pembentukan radikal bebas dalam tubuh yang dapat merusak biomakromolekul seperti asam nukleat, lipid, karbohidrat maupun protein. Albumin merupakan salah satu protein plasma dengan persentase terbesar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar albumin pada perokok di Universitas Tadulako.&#13;
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel penelitian 60 orang dibagi kedalam dua kelompok yakni perokok dan bukan perokok. Kadar albumin dibandingkan dengan uji Mann Whitney.&#13;
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar subjek penelitian berusia 20-30 tahun. Kedua kelompok subjek penelitian memiliki status gizi normal yang ditentukan berdasarkan indeks massa tubuh. Pada subjek perokok sebagian besar merupakan perokok ringan dan perokok sedang. Kadar albumin perokok dan bukan perokok dalam batas normal dengan nilai rata-rata kadar albumin pada perokok ialah 4,84 (±0,38) g/dl dan pada bukan perokok 4,86 (±0,42) g/dl. Tidak terdapat perbedaan kadar albumin yang bermakna antara kelompok perokok dan bukan perokok dengan nilai p = 0,935 (p&gt;0,05).&#13;
Kesimpulan: Kadar albumin pada perokok ringan dan sedang adalah normal. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kadar albumin perokok dan bukan perokok.&#13;
Kata Kunci: Merokok, Kadar Albumin&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Vebby Ulfadhilla</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kedokteran</topic>
 </subject>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 ULF a Skripsi 2020</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N10117006</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610 ULF a Skripsi 2020</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3215</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-26 14:52:11</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-26 14:52:38</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>