<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3319">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MAKAN  DENGAN KEJADIAN  STUNTING  PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOILI I   KEC. MOILONG  &#13;
KAB. BANGGAI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indrayanti, Sri P P101 17 019</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kesmas</form>
  <extent>xxi, 111 hlm,: iluis.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
SRI INDRAYANTI. Hubungan Pola Pemberian Makan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Toili I Kec. Moilong Kab. Banggai (dibawah bimbingan Rasyika Nurul Fadjriah).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peminatan Promosi Kesehatan&#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat&#13;
Fakultas Kesehatan Masyarakat&#13;
Universitas Tadulako&#13;
 Maret 2021&#13;
&#13;
Stunting adalah suatu kondisi dimana balita memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari  usianya, diakibatkan dari kekurangan gizi yang terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Indonesia menduduki urutan negara ke 3 terbesar di Asia dengan prevalensi stunting 36,4%. Prevalensi balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Toili I mengalami peningkatan dari 21% menjadi 22%. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui hubungan pola pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Toili I Kec. Moilong Kab. Banggai. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 166 balita stunting, yang diambil melalui teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan balita diukur menggunakan alat ukur tinggi badan, data dianalisis menggunakan uji Spearmen’s Rho. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara jenis pemberian makan sig.(2-tailed)= 0,000, jumlah pemberian makan sig.(2-tailed)= 0,007) dan waktu pemberian makan sig. (2-tailed)= 0,005. Saran untuk tenaga kesehatan tidak hanya berfokus pada pemberian pengetahun atau informasi kepada ibu balita, tetapi juga harus ditekankan untuk diberikan pelatihan secara langsung terkait pola pemberian makan yang tepat khususnya untuk balita stunting.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Stunting, Balita, Pola Pemberian Makan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Sri Indrayanti</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 IND h Skripsi 2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10117019</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 IND h Skripsi 2021</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3319</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-07 09:10:18</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-29 22:22:54</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>