<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3417">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI RSU ANUTAPURA PALU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ajom, Nova Sari R.  P101 17 006</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokeran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kesmas</form>
  <extent>xviii, 122 hln,: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
NOVA SARI R. AJOM. Analisis Faktor Risiko Kejadian Penyakit Gagal Ginjal Kronik di RSU Anutapura Palu, (di bawah bimbingan Herawanto). &#13;
&#13;
Peminatan Epidemiologi &#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat &#13;
Fakultas Kesehatan Masyarakat &#13;
Universitas Tadulako&#13;
 &#13;
Gagal ginjal kronik merupakan salah satu penyakit tidak menular di Provinsi Sulawesi Tengah yang tingkat prevalensinya masih tinggi. Prevalensi penyakit gagal ginjal kronik sebanyak 3.8% penderita. Jumlah kasus tertinggi yaitu Kota Palu sebesar 602 orang. Berdasarkan data prevalensi gagal ginjal kronik dari tahun 2017-2020 di Rumah Sakit Umum Anutapura menunjukkan bahwa jumlah penderita gagal ginjal kronik sebanyak 450 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk “Menganalisis Faktor Risiko Kejadian Gagal Ginjal Kronik Di RSU Anutapura Palu”. Jenis penelitiana ini adalah case control. Populasi pada penelitian ini yaitu sebanyak 450 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah  Simple random sampling dengan jumlah sampel 164 terdiri dari kasus 82 orang dan kontrol 82 orang . Analisis data menggunakakn univariat dan bivariat dengan uji Odds Ratio. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas fisik (OR= 1.430 Cl, LL=0.763 UL=2.682), asupan air minum (OR= 1.404 Cl, LL=0.725 UL=2.719), pekerjaan (OR= 1.065 Cl, LL=0.531 UL=2.136). Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktivitas fisik, asupan air minum, dan pekerjaan merupakan faktor risiko kejadian penyakit gagal ginjal kronik di RSU Anutapura Palu. Saran pada penelitian ini adalah aktivitas fisik yang seimbang dan  memperhatikan lama durasinya. Serta pembatasan asupan air minum bagi penderita gagal ginjal. Sedangkan pasien yang tidak gagal ginjal agar menjaga konsumsi asupan air minum yaitu 8 gelas atau setara dengan 2 liter per harinya, serta melakukan pekerjaan diimbangi dengan istirahat yang cukup, dan untuk pasien yang tidak bekerja agar tetap melakukan aktivitas fisik yang cukup, dan konsumsi air putih yang cukup.&#13;
&#13;
	&#13;
Kata kunci : Gagal ginjal kronik, Aktivitas Fisik, Asupan Air Minum, Pekerjaan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Nova Sari R. Ajom</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 AJO a Skripsi  2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10117006</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 RAJ a Skripsi  2021</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3417</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-01 12:34:43</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-07 12:38:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>