<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3491">
 <titleInfo>
  <title>Perilaku Pemberian ASI Eksklusif Pada Kejadian Stunting di Kecamatan Tamanbulava Kabupaten Sigi.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suryani, Lilis P 101 17 043</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xvi, 84 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
LILISSURYANI, Perilaku Pemberian ASI Eksklusif Pada Kejadian Stunting Di Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi (di bawah bimbingan Rasyika Nurul Fadjriah).&#13;
Peminatan Promosi Kesehatan&#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat&#13;
Fakultas Kesehatan Masyarakat&#13;
Universitas Tadulako Palu&#13;
Skripsi, Desember 2021&#13;
&#13;
Stunting adalah masalah gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya. ASI Eksklusif adalah pemberian ASI kepada bayi tanpa makanan dan minuman pendamping (termasuk air jeruk, madu, air gula) yang dimulai sejak bayi baru lahir sampai dengan usia 6 bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan, sikap, tradisi/kebiasaan, sarana prasarana, dan dukungan keluarga. Hasil penelitian yaitu, pengetahuan ibu mengenai stunting dan ASI eksklusif di Kecamatan Tanambulava tergolong masih sangat rendah dikarenakan kurangnya terpapar edukasi atau informasi. Sikap yang kurang baik dimiliki oleh ibu dikarenakan tidak sepenuhnya memahami pentingnya ASI eksklusif dan masih kurangnya kesadaran ibu serta tanggung jawab dalam memberikan ASI eksklusif kepada balita. Kebiasan ibu memberikan air gula telah dilakukan secara turun temurun dari orang tua terdahulu sehingga menunda pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan. Sarana prasarana dalam hal pelayanan Kesehatan tergolong baik, namun dalam hal pemberian edukasi atau informasi mengenai ASI eksklusif tergolong masih sangat rendah. Dukungan keluarga yang diberikan suami kepada ibu yaitu bentuk dukungan informasi dimana hanya berupa menyarankan untuk memperlancar ASI.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Stunting, ASI Eksklusif, Perilaku.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Lilis Suryani.</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 SUR p Skripsi 2022</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10117043</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 SUR p Skripsi 2022</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3491</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-03 12:24:24</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-03 12:26:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>