<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3494">
 <titleInfo>
  <title>Hubungan Antara Fungsi Ginjal dengan Tingkat Keparahan Pasien COVID-19 di RSU Anutapura Palu.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lestari, Sukarsi Endang N 101 18 108</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Studi Pendidikan Dokter</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xvi, 76 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>HUBUNGAN ANTARA FUNGSI GINJAL DENGAN TINGKAT KEPARAHAN PASIEN COVID-19 DI RSU ANUTAPURA PALU&#13;
Sukarsi Endang Lestari* Andi Alfia Muthmainah Tanra**&#13;
* Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako &#13;
**Dosen Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Pendahuluan: Coronavirus adalah masalah kesehatan global di masyarakat yang muncul pertama kali di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Tingkat keparahan pasien COVID-19 berdasarkan gejala klinis terbagi dalam 5 kelompok yaitu tanpa gejala, ringan, sedang, berat, dan kritis. COVID-19 dapat menyebabkan gangguan fungsi beberapa organ salah satunya ginjal. Prevalensi penyakit ginjal pada pasien COVID-19 multifaktorial. Virus ini menggunakan Angiotensin converting enzyme 2 (ACE2) sebagai reseptor masuk sel. Gangguan yang terjadi pada ginjal dapat pula ditandai dengan adanya peningkatan kadar kreatinin dan ureum.&#13;
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara fungsi ginjal dengan tingkat keparahan pasien COVID-19 di RSU Anutapura Palu.&#13;
Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitic dengan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah consecutive sampling dengan jumlah sampel penelitian yaitu 75 orang yang dilakukan dengan menggunakan uji korelasi.&#13;
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari subjek penelitian memiliki kadar kreatinin masih dalam batas normal, kadar ureum mengalami peningkatan, dan fungsi ginjal mengalami penurunan. Hasil analisis statistik uji korelasi Spearman antara Fungsi Ginjal dengan Tingkat Keparahan COVID-19 didapatkan nilai         p = 0,000. Pada uji korelasi Pearson antara Kreatinin dengan Tingkat Keparahan COVID-19 didapatkan nilai p = 0,000. Adapun uji korelasi antara Ureum dengan Tingkat Keparahan COVID-19 didapatkan nilai p = 0,000. Nilai p &lt; 0,05 artinya bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara dua variabel yang diuji. &#13;
Kesimpulan: Terdapat korelasi antara fungsi ginjal dengan tingkat keparahan pasien COVID-19.&#13;
&#13;
Kata Kunci: COVID-19, Fungsi Ginjal, Kreatinin, Ureum, Tingkat Keparahan COVID-19.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Sukarsi Endang Lestari.</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 LES h Skripsi 2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N10118108</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610 LES h Skripsi 2021</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3494</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-04 11:52:54</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-04 11:53:12</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>