<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3614">
 <titleInfo>
  <title>Hubungan Paritas dan Masa Klimakterium Terhadap Tingkat Kejadian Kanker Ovarium.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kolim, Milka Julenia N 101 18 101</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Pendidikan Dokter</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xxxi, 38 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hubungan Paritas dan Masa Klimakterium Terhadap Tingkat Kejadian Kanker Ovarium&#13;
&#13;
Milka Julenia Kolim1, Puspita Sari2&#13;
&#13;
1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako&#13;
2Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Latar Belakang: Paritas dan masa klimakterium merupakan faktor risiko terjadinya kanker ovarium. Efek perlindungan terhadap kejadian kanker ovarium meningkat pada kelahiran kedua, sementara masa klimakterium meningkatkan risiko terjadinya kanker ovarium.&#13;
&#13;
Tujuan: Mengetahui hubungan paritas dan masa klimakterium terhadap tingkat kejadian kanker ovarium.&#13;
&#13;
Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain case control. Kelompok kasus pada penelitian ini merupakan pasien kanker ovarium, sedangkan kelompok pembanding pada penelitian ini merupakan pasien neoplasma ovarium non maligna. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Sumber data didapatkan dari data sekunder berupa rekam medis pasien yang berobat ke bagian onkologi RSUD Undata Palu dengan keluhan ginekologi bagian ovarium.&#13;
&#13;
Hasil: Analisis menggunakan uji statistik Chi Square menunjukkan bahwa nuliparitas dan paritas rendah meningkatkan risiko kanker ovarium dengan relative risk sebesar 1,818 dan p value sebesar 0,016. Masa klimakterium juga meningkatkan risiko kanker ovarium dengan relative risk sebesar 1,643 dan p value sebesar 0,011.&#13;
&#13;
Kesimpulan: Paritas dan masa klimakterium mempunyai hubungan dengan tingkat kejadian kanker ovarium.&#13;
&#13;
Kata kunci: paritas, masa klimakterium, kanker ovarium.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Milka Julenia Kolim.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kedokteran</topic>
 </subject>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 KOL h Skripsi 2021</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N10118101</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610 KOL h Skripsi 2021</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3614</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-07 12:48:45</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-07 12:49:03</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>