<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3670">
 <titleInfo>
  <title>Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Rabies pada Pemilik Anjing di Wilayah Kerja Puskesmas Kawua Kabupaten Poso.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riski, Maya Auliyah N 201 16 157</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xviii, 125 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
MAYA AULIYAH RISKI. Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Rabies pada Pemilik Anjing di Wilayah Kerja Puskesmas Kawua Kabupaten Poso (dibawah bimbingan Herawanto)&#13;
&#13;
Peminatan Epidemiologi&#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat&#13;
Fakultas Kesehatan Masyarakat&#13;
Universitas Tadulako Palu&#13;
November, 2021&#13;
Rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit serius yang menyerang otak dan sistem saraf. Berdasarkan World Health Organization (WHO), jumlah kematian secara global akibat rabies yang disebabkan oleh gigitan anjing diperkirakan 59.000 setiap tahun. Jumlah kasus gigitan hewan rabies di Puskesmas Kawua Kabupaten Poso mengalami peningkatan dari tahun 2015 sampai tahun 2019 dan pada tahun 2020 menurun menjadi 43 kasus. Tingginya kejadian rabies disebabkan karena kurangnya kesadaran pemilik anjing akan bahaya dan pencegahan rabies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, jumlah anjing yang dipelihara, akses informasi kesehatan dan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku pencegahan rabies di wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, pemilihan sampel diambil secara teknik purposive sampling sebanyak 167 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan (p= 0.005), sikap (p= 0.011), jumlah anjing yang dipelihara (p= 0.030) dan dukungan petugas kesehatan (p= 0.032) dengan perilaku pencegahan rabies serta tidak ada hubungan bermakna antara akses informasi kesehatan (p= 0.223) dengan perilaku pencegahan rabies di Wilayah Kerja Puskesmas Kawua. Diharapkan kepada pemilik anjing agar melakukan vaksinasi anjing peliharaan secara berkala serta pentingnya kerja sama antara multi sektor dalam melakukan koordinasi dan pemberian informasi tentang pencegahan dan penanganan rabies.&#13;
Kata Kunci: Rabies, Pengetahuan, Sikap, Perilaku.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Maya Auliyah Riski.</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 RIS f Skripsi 2022</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N20116157</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 RIS f Skripsi 2022</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3670</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-31 12:37:04</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-31 12:37:39</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>