<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3739">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA DERAJAT ANEMIA DENGAN DERAJAT KEJANG DEMAM PADA ANAK DI RUMAH SAKIT WIRABUANA PALU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sari, Girin Kartika N10115041</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Pendidikan Dokter</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kedokteran</form>
  <extent>xiii, 38 hlm,: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>HUBUNGAN ANTARA DERAJAT ANEMIA DENGAN DERAJAT KEJANG DEMAM PADA ANAK DI RUMAH SAKIT WIRABUANA PALU&#13;
Girin Kartika Sari* Rahma **&#13;
* Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
**Dosen Departemen Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
ABSTRAK&#13;
Pendahuluan: Kejang demam merupakan salah satu kejadian bangkitan kejang yang sering dijumpai pada anak. Anemia merupakan suatu keadaan ketika jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (Hb) tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologis tubuh. Anemia dapat disebabkan oleh beberapa factor salah satunya akibat defisiensi besi. Zat besi berperan dalam produksi serotonin, dopamin, dan gamma amino-butyric acid (GABA), serta mielinasi, dan metabolisme neurotransmitter. Ketidakseimbangan antara neurotransmitter eksitator asam glutamat dan inhibitor GABA berperan penting dalam menimbulkan kejang demam.&#13;
&#13;
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara derajat anemia dengan derajat kejang demam pada anak di Rumah Sakit Wirabuana Palu.&#13;
&#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berbasis cross sectional Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah consecutive sampling dengan jumlah sampel penelitian yaitu 55 orang. Uji korelasi dilakukan dengan menggunakan uji Contingency Coeffisient.&#13;
&#13;
Hasil: Pada analisis data yang dilakukan derajat anemia terbanyak adalah ringan yaitu (96,4%). Sementara itu, derajat kejang demam terbanyak adalah 1x yaitu (60%). Hasil uji korelasi antara derajat anemia dan derajat kejang demam didapatkan nilai p = 0,001 (p</note>
 <note type="statement of responsibility">Girin Kartika Sari</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kedokteran</topic>
 </subject>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 SAR h Skripsi 2022</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N10115041</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610 SAR h Skripsi 2022</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3739</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-23 09:39:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-23 09:41:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>