<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3862">
 <titleInfo>
  <title>Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Palolo Kabupaten Sigi.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lamoki, Delvianingsih P 101 17 103</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xvi, 114 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Delvianingsih Lamoki. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Palolo Kabupaten Sigi (di bawah bimbingan Herman). &#13;
&#13;
Peminatan Promosi Kesehatan &#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat &#13;
Fakultas Kesehatan Masyarakat &#13;
Universitas Tadulako &#13;
2021 &#13;
&#13;
Stunting telah menjadi masalah global yang telah mempengaruhi sebagian besar anak-anak di seluruh dunia. Menurut Global Nutrition Targets 2025 Stunting merupakan insiden yang terjadi secara global, diperkirakan sekitar 171 juta sampai 314 juta anak berusia di bawah lima tahun mengalami Stunting dan 90% diantaranya berada di negara-negara benua Afrika dan Asia. Indonesia termasuk ke dalam 3 negara dengan prevalensi tertinggi di South-East Asian Region yaitu sebesar 36,4% . Prevalensi balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Palolo kasus Stunting sebanyak 413 (34,5%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Palolo Kabupaten Sigi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan 87 responden dengan teknik Cluster Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan BBLR (p=0,000) dan ASI Eksklusif (p=0,000) dengan kejadian Stunting pada balita sedangkan Pendapatan Keluarga (p=0,081) tidak berhubungan dengan kejadian Stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Palolo Kabupaten Sigi. Saran untuk petugas kesehatan sebaiknya terus meningkatkan edukasi mengenai kepercayaan pantangan makanan serta pemilihan menu makanan seimbang bagi ibu selama masa kehamilan sehingga kecukupan gizi ibu dapat terpenuhi dan mengurangi prevalensi ibu melahirkan bayi BBLR, penyuluhan tentang ASI Eksklusif. Selain itu juga, melakukan penambahan tenaga bidan di 2 desa di Wilayah Kerja Puskesmas Palolo.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci : Stunting, BBLR, ASI Eksklusif, Pendapatan Keluarga&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Delvianingsih Lamoki.</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 LAM f Skripsi 2022</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10117103</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 LAM f Skripsi 2022</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3862</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-23 13:23:37</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-23 13:23:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>