<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3888">
 <titleInfo>
  <title>Analisis kadar zat besi dan vitamin C cookies yang diformulasi tepung kedelai (Glicine Max L.), tepung bayam (Amaranthus Tricolor L.) dan sari jeruk nipis (Citrus Aurantifolia S.) sebagai makanan alternatif penderita anemia pada remaja.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wulandari, Saskia P 211 18 089</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xiii, 80 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
SASKIA WULANDARI. Analisis Kadar Zat Besi dan Vitamin C Cookies Yang Diformulasi Tepung Kedelai, Tepung Bayam dan Sari Jeruk Nipis Sebagai Makanan Alternatif Penderita Anemia Pada Remaja Putri (dibimbing oleh Ariani, S. KM.,  M. Gz).&#13;
         Anemia adalah penyakit yang timbul akibat kekurangan zat gizi mikro. Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang beresiko menderita anemia. Salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan zat gizi mikro  yaitu dengan modifikasi makanan berupa cookies. Penelitian ini memanfaatkan bahan pangan lokal seperti tepung kedelai, tepung bayam dan sari jeruk nipis yang mengandung nilai gizi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan cookies. Tujuan penelitian untuk menganalisis kandungan zat besi, vitamin C dan daya terima cookies. Jenis penelitian eksperimen dengan desain penelitian deskriptif observatif berbasis uji laboratorium. Analisis zat gizi menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Analisis daya terima menggunakan uji hedonik.  Hasil penelitian menunjukkan  kadar  zat besi tertinggi cookies terdapat pada F1 sebesar 3,55 mg dengan proporsi tepung kedelai 100% dan sari jeruk nipis 5%. Adapun kadar vitamin C tertinggi cookies terdapat pada F5 sebesar 5,06 mg dengan proporsi tepung kedelai 60%, tepung bayam 40% dan sari jeruk nipis 25%. Untuk Uji daya terima, indikator warna, aroma dan tekstur cenderung paling disukai pada F1 yaitu sebesar 5,8%, 4,9% dan 4,8%. Indikator rasa cenderung disukai pada F2 yaitu sebesar 4,6%. Saran terhadap penelitian ini, yaitu perlu dilakukan analisis zat gizi makro sehingga dapat diketahui potensi dari cookies tepung kedelai, tepung bayam dan sari jeruk nipis yang lebih maksimal.&#13;
&#13;
Kata kunci: anemia, cookies, sari jeruk nipis,  tepung kedelai, tepung bayam, vitamin C, zat besi.&#13;
&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Saskia Wulandari.</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 WUL a Skripsi 2022</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P21118089</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 WUL a Skripsi 2022</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3888</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 13:30:07</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-14 13:30:33</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>