<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3931">
 <titleInfo>
  <title>Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita Usia 0 – 59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Balantak Selatan Kabupaten Banggai.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Poma, Anindita Ramadhanti P 101 17 188</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xviii, 121 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
ANINDITA RAMADHANTI POMA. Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita Usia 0-59 Bulan di Wilayah  Puskesmas Balantak Selatan Kabupaten Banggai (dibawah bimbingan Muh. Jusman Rau). &#13;
&#13;
&#13;
Peminatan Epidemiologi&#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat&#13;
Fakultas Kesehatan Masyarakat&#13;
Universitas Tadulako&#13;
&#13;
&#13;
Stunting suatu gangguan keadaan balita memiliki panjang dan berat badan kurang dibandingkan dengan umur balita seusianya atau umur balita pada umumnya. Stunting dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan balita yang terjadi di awal kehidupan berakibat kerusakan permanen pada perkembangan konitif dan produktivitas balita. Pada tahun 2020 terdapat 44,2 % dan 2021 terdapat 30,2 % kejadian stunting di kabupaten banggai. Tujuan penelitian ini yaitu melihat faktor risiko kejadian stunting pada Balita Usia 0-59 Bulan di Wilayah Puskesmas Balantak Selatan Kabupaten Banggai. Jenis penelitian yaitu penelitian Kuantitatif dengan pendekatan study case control. Sampel penelitian yaitu 84 populasi dengan jumlah sampel kasus 28 dan sampel kontrol 54 balita dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuisioner. Data di analisis menggunakan analisis univariat, dan analisis bivariat. Hasil penelitian ini bahwa variabel yang berhubungan tidak signifikan yaitu tingkat pengetahuan ibu nilai p-value 0,000, namun pada riwayat penyakit infeksi nilai p-value 0,035 terdapat hubungan secara signifikan kejadian stunting dan berisiko sebesar 4,756 odds ratio. variabel yang tidak hubungan dengan kejadian stunting ialah status imunsais (0,757) dan kunjungan ANC-Antenatal care (0,746).&#13;
&#13;
Kata Kunci : Stunting, Pengetahuan, Imunisasi, Infeksi, dan ANC.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Anindita Ramadhanti Poma.</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 POM f Skripsi 2022</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10117188</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 POM f Skripsi 2022</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3931</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-29 14:04:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-29 14:04:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>