<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4273">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI  WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGGAI KABUPATEN BANGGAI  LAUT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUSRAFAH P10118217</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kesmas</form>
  <extent>xviii, 60 hlm,: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
MUSRAFAH. Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Banggai Kabupaten Banggai Laut (di bawah bimbingan Herman Kurniawan).&#13;
&#13;
Departemen Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku&#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat&#13;
Fakultas Kesehatan Masyarakat&#13;
Universitas Tadulako Palu&#13;
&#13;
Stunting adalah keadaan tubuh yang sangat pendek hingga melampaui defisit 2 SD dibawah median panjang atau tinggi badan populasi yang menjadi referensi internasional. Dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, prevalensi balita stunting di Kabupaten Banggai Laut pada tahun 2021 sebesar 26,1%. Prevalensi stunting Puskesmas Banggai sebesar 27%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Banggai kabupaten banggai laut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study Jumlah sampel yang digunakan 214 ibu balita dengan teknik Proportionate Stratified Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pemberian ASI Ekslusif  (p=0,007), Riwayat penyakit infeksi (p=0,009), dan tidak ada hubungan pengetahuan gizi ibu (p=0,201) dengan kejadian stunting di wilayah kerja  Puskesmas Banggai Kabupaten Banggai Laut. Saran untuk pihak Puskesmas Banggai untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu menyusui tentang ASI Eksklusif, penyakit infeksi, dan pengetahuan gizi.&#13;
&#13;
Kata kunci : Stunting, Asi Ekslusif, Penyakit Infeksi, Pengatahuan Ibu&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">MUSRAFAH</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 MUS f Skripsi 2023</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10118217</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 MUS f Skripsi 2023</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4273</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-16 12:45:51</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-16 12:49:10</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>