<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4333">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS ECOENZYME DALAM MEREDUKSI BOD DAN COD PADA AIR LIMBAH PABRIK TAHU AFIFAH  KOTA PALU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KHAERANI, HIKMATUL P10119017</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kesmas</form>
  <extent>xvi, 80 hlm,: ilus.; 30cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>HIKMATUL KHAERANI, Efektivitas ecoenzyme dalam mereduksi BOD dan COD pada air limbah Pabrik Tahu AFIFAH Kota Palu (di bawah bimbingan Pitriani)&#13;
Departemen Kesehatan Lingkungan&#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat&#13;
Fakultas Kesehatan Masyarakat&#13;
Universitas Tadulako&#13;
2023&#13;
&#13;
Pembuangan limbah cair langsung ke lingkungan akan sangat membahayakan karena kemungkinan adanya bahan-bahan berbahaya dan beracun, tanpa terkecuali limbah air tahu. Pada umumnya limbah cair pabrik tahu langsung dibuang ke sungai melalui saluran-saluran. Parameter air limbah tahu yang biasanya diukur  adalah BOD dan COD. Hadirnya ecoenzyme mampu menanganani permasalahan pencemaran limbah cair, tentu saja ecoenzyme dapat mengurangi zat pencemar limbah tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Eksperiment (eksperimen semu), dengan pendekatan uji laboratorium untuk melihat efektivitas Ecoenzyme dalam mereduksi BOD dan COD pada air limbah Pabrik tahu Afifah. Hasil penelitian didapatkan bahwa hasil pengukuran Amoniak pada titik inlet tertinggi yaitu pada pengambilan sampel pertama sebesar 16,957  mg/L, sementara hasil terendah pada pengambilan sampel ke tiga  sebesar 7,799 mg/L. Hasil penelitian didapatkan bahwa, efektifitas ecoenzyme kurang dan tidak efektif dalam mereduksi BOD dan COD. Dimana didapatkan nilai efisiensi dari parameter BOD sebesar 25% dan parameter COD sebesar 13%. Namun hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai COD yang sesuai dengan Permen LH No.05 Tahun 2014 pada angka nilai ambang batas baku mutu, ditemukan berada di bawah NAB yaitu 100 mg/L sehingga dapat memenuhi syarat baku mutu. Berbeda dengan parameter BOD yang nilainya berada diatas Nilai Ambang Batas sehingga tidak dapat memenuhi syarat baku mutu. Output penelitian ini penggunaan ecoenzyme dalam mereduksi BOD dan COD tidak efektif, disarankan untuk melakukan pemeliharaan rutin pada Instalasi Pengolahan Air Limbah guna mencegah kerusakan dan penurunan kualitas air limbah hasil olahan IPAL serta air limbah dapat memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci : Ecoenzyme, BOD, COD, Inlet, Outlet &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">HIKMATUL KHAERANI</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 KHA e Skripsi 2023</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10119017</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 KHA e Skripsi 2023</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4333</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-06-20 10:17:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-20 10:22:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>