<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4342">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN TINGGI BADAN ORANG TUA  DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGURARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TAHIR, MUHAMMAD DJULCHARNAEN P21118078</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Gizi</form>
  <extent>x, 55 hlm,: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Muhammad Djulcharnaen Tahir, 2022. Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Tinggi Badan Orang Tua Dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara (Pembimbing Nurulfuadi, S.KM., M.Si).&#13;
&#13;
	Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Adapun prevalensi Stunting di Sulawesi Tengah berada di 10 besar data stunting tertinggi di Indonesia yaitu 31,3%. Berdasarkan data survey status gizi balita Indonesia pada tahun 2021, prevalensi stunting Sulawesi Tengah berada diatas angka rata-rata normal yaitu 31,26%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dan tinggi badan orang tua dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Sangurara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dari penelitian ini yaitu balita usia 12-59 bulan yang berada di wilayah kerja puskesmas sangurara yang berjumlah sebanyak 195 balita. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian ini  menunjukan bahwa ada hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting (p=0,009), sedangkan tinggi badan ayah (p=0,480) dan tinggi badan ibu (p=0,426) tidak  berhubungan dengan kejadian stunting.&#13;
&#13;
Kata kunci:  ASI ekskulif, tinggi badan ayah, tinggi badan ibu&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">MUHAMMAD DJULCHARNAEN TAHIR</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 TAH h Skripsi 2023</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P21118078</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 TAH h Skripsi 2023</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4342</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-18 09:37:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-18 09:40:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>