<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4390">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN AKSES SANITASI DASAR DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SYEKH AHMAD PUE LASADINDI TOAYA KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WIJAYA, WAHYU P10118062</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kesmas</form>
  <extent>xi, 67 hlm,: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Wahyu Wijaya. Hubungan Akses Sanitasi Dasar Dengan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya  Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala (di bawah Bimbingan Kiki Sanjaya).&#13;
&#13;
Departemen Kesehatan Lingkungan&#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat&#13;
Fakultas Kesehatan Masyarakat&#13;
Universitas Tadulako&#13;
&#13;
World Health Organization (WHO) menunjukan prevalensi balita stunting menjadi masalah kesehatan masyarakat jika prevalensinya 20% atau lebih. Faktor penyebab kejadian stunting terdiri dari banyak faktor yang saling berpengaruh satu sama lain dan penyebabnya di setiap daerah memiliki perbedaan salah satunya disebabkan faktor sanitasi dasar atau kesehatan lingkungan. Berdasarkan data Riskesdas Sulawesi Tengah pada tahun 2018, prevalensi status gizi balita stunting sebesar 13,8%. Prevalensi terbanyak berasal dari Kabupaten Donggala sebesar 23,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara akses sanitasi dasar dengan kejadian stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya. Jenis penelitian kuantitatif survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan proportional stratified sampling. Popluasi dalam penelitian ini sebanyak 432 balita yang mengalami stunting. Jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan ketersediaan air bersih (p=0,066), kepemilikan jamban (p=1,000), ketersediaan tempat sampah (p=0,722), dan SPAL (p=0,708) dengan kejadian stunting pada anak usia 0-24 bulan di UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk terus melakukan pemantauan tinggi badan anak secara rutin dan lebih lanjut serta memberikan penyuluhan mengenai pentingnya sanitasi bagi keluarga dalam pencegahan stunting&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Stunting, Sanitasi, Balita &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">WAHYU WIJAYA</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 WIJ h Skripsi 2023</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10118062</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 WIJ h Skripsi 2023</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4390</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-22 10:24:45</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-22 10:37:20</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>