<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4422">
 <titleInfo>
  <title>GANGGUAN PENDENGARAN PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT. SSC WORKS PALU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ENJELINA, IRENE P10119096</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kesmas</form>
  <extent>xvii, 58 hlm,: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
IRENE ENJELINA. Gangguan Pendengaran Pada Pekerja Bagian Produksi Di&#13;
PT. SSC WORKS Palu&#13;
(di bawah Bimbingan Lusia Salmawati)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gangguan pendengaran adalah suatu penyakit berkurang atau hilangnya fungsi pendengaran disalah satu atau kedua telinga. Di Indonesia gangguan pendengaran menduduki peringkat keempat di Asia Tenggara setelah Sri Langka, Myanmar dan India, yaitu sekitar 4,6% penduduk atau 12 juta jiwa dengan prevalensi ketulian&#13;
2,6%.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  bagaimana  gambaran&#13;
keluhan subjektif gangguan pendengaran pada pekerja bagian produksi di  PT. SSC  WORKS  Palu.  Jenis  penelitian  kualitatif  dengan  metode  studi  kasus. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang terdiri dari 5 orang informan utama  pekerja,  1  orang  informan  kunci  yaitu  HSE,  dan  1  orang   informan tambahan security. Hasil menunjukkan bahwa pada variabel penyebab ditemukan bahwa informan menggunakan Alat Pelindung Telinga (APT) berupa ear plug dengan baik dan benar. Selain itu, tidak terdapat riwayat penyakit gangguan pendengaran serta konsumsi obat ototoksik karena tidak ada laporan kasus. Variabel dampak ditemukan bahwa informan merasakan dampak penurunan gangguan pendengaran dimana ini juga disesusaikan dengan intensitas pekerjaan yang memiliki perbedaan kebisingan. Variabel upaya pencegahan ditemukan bahwa informan melakukan upaya tindakan pencegahan gangguan pendengaran dengan menggunakan APT (ear plug) dengan baik dan benar, dengan menggunakan  ear  plug  informan  berpendapat  dapat  meminimalisir  kebisingan yang berada di lokasi kerja serta risiko terjadinya gangguan pendengaran dalam jangka panjang. Saran dalam penelitian ini adalah diharapkan pada pekerja agar menggunakan APT sesuai prosedur sehingga mereka dapat terlindungi dari penyakit akibat kerja serta merasa aman setiap kali bekerja.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Gangguan Pendengaran, Kebisingan, dan Ear Plug &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">IRENE ENJELINA</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 ENJ g Skripsi 2023</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10119096</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 ENJ g Skripsi 2023</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4422</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-19 08:53:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-19 08:55:12</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>