<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4452">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU REMAJA PUTRI TERHADAP PERKAWINAN USIA DINI DI KECAMATAN BARAS KABUPATEN PASANGKAYU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AISA M,SITI P10118179</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kesmas</form>
  <extent>xvii, 87 hlm,: ilus.;30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
SITI AISA M. Perilaku Remaja Putri Terhadap Perkawinan Usia Dini di Kecamatan Baras Kabupaten Pasangkayu (di bawah bimbingan Arwan)&#13;
Peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Prilaku &#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat&#13;
Fakultas Kesehatan Masyarakat&#13;
Universitas Tadulako Palu&#13;
Mei 2023&#13;
&#13;
Terdapat 60 remaja Kecamatan Baras melakukan perkawinan usia dini, tanpa mengetahui makna pernikahan dampak yang dapat timbul yaitu resiko kematian pada ibu saat persalinan karna kondisi organ reproduksi belum berkembang serta dapat juga menibulkan kematian pada bayi. Menurut BPS tahun 2021 Sulawesi Barat memiliki kasus pernikahan dini sebanyak 17.71%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku remaja putri tehadap perkawinan usia dini di Kecamatan Baras Kabupaten Pasangkayu. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan jumlah informan 11 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menujukan pengetahuan remaja mengenai pernikahan dini masih kurang, demikian pula dengan sikap remaja memilih pernikahan dini atas keinginan diri sendiri karena sudah mengalami hamil diluar nikah serta dukung orang tua   yang mempercayai pamali jika menolak lamaran laki-laki sehingga hal ini yang memperkuat keputusan remaja untuk menikah dini. Diharapkan bagi pemerintahan Kabupaten Pasangkayu, untuk lebih memperhatikan persoalan perkawinan usia dini dengan beberapa program yang diupayakan terkait meminimalisir kasus perkawinan usia dini dengan mengawal masyarakat untuk mengedukasi hal terebut.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Perilaku, Perkawinan Usia Dini, Remaja Putri, &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">SITI AISA M</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 AIS p Skripsi 2023</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10118179</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 AIS p Skripsi 2023</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4452</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-18 12:29:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-18 12:31:21</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>