<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4453">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH PADAT MEDIS PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI RUMAH SAKIT BUDI AGUNG KOTA PALU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PELIMA, GITA EVELIN P10118106</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kesmas</form>
  <extent>xviii, 80 hlm,: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Gita. Sistem Pengelolaan Limbah Padat Medis pada Masa Pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Budi Agung Kota Palu&#13;
(di bawah Bimbingan Pitriani)&#13;
						   Peminatan Kesehatan Lingkungan&#13;
					           Program Studi Kesehatan Masyarakat&#13;
 Fakultas Kesehatan Masyarakat&#13;
					Universitas Tadulako&#13;
&#13;
&#13;
Pengolahan limbah medis adalah mengubah karakteristik biologis dan/atau kimia limbah sehingga potensi bahayanya terhadap manusia berkurang atau tidak ada. World Health Organization (WHO) melaporkan limbah yang dihasilkan layanan kesehatan (rumah sakit) hampir 80% berupa limbah umum dan 20% berupa limbah bahan berbahaya. Limbah infeksius yang dihasilkan pada masa pandemi Covid-19 ini mengalami peningkatan tercatat bulan Maret 2020 di Indonesia, total limbah baik APD dan limbah medis yang diolah di insinerator berjumlah 4500kg. Dalam data Rumah Sakit Budi Agung hasil limbah padat medis yang terendah ada pada tahun 2019 dengan berat limbah medis 710 kg dan jumlah kemasan 32 dos, dan yang tertinggi dengan berat limbah medis 3.001 kg dan jumlah kemasan 100 karton/plastik. Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian sebanyak 4 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengelolaan data dengan teknik matriks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan informan  terkait pengelolaan limbah padat medis belum sepenuhnya sesuai karena masih ada yang kurang mengetahui pasti terkait pengelolaan limbah padat medis. Penggunaan APD yang bisa disesuaikan lagi untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Untuk pembersihan troli sebaiknya menggunakan cairan yang sesuai.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci : Pengelolaan Limbah Padat Medis, Covid-19.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">GITA EVELIN PELIMA</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 PEL s Skripsi 2023</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10118106</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 PEL s Skripsi 2023</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4453</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-24 11:40:57</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-24 11:42:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>