<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4476">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN STUNTING DI PUSKESMAS NOSARARA KOTA PALU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MASITA, SITI P10119211</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kesmas</form>
  <extent>xvii, 161 hlm,: ius.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
SITI MASITA,  Implementasi Kebijakan Penanggulangan Stunting di Puskesmas Nosarara Kota Palu (dibawah bimbingan Bertin Ayu Wandira S.KM., M. Kes)&#13;
&#13;
Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan&#13;
Program Studi Kesehatan Masyarakat&#13;
Fakultas Kesehatan Masyarakat&#13;
Universitas Tadulako&#13;
Juli 2023&#13;
&#13;
Stunting menjadi salah satu masalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Prevalensi stunting di Kota Palu menurun dalam  3 tahun terakhir dimana pada tahun 2019 sebanyak 17% turun menjadi 14% di tahun 2020 dan 7% di tahun 2021 namun kembali naik di tahun 2022 menjadi 11,3%. Puskesmas Nosarara adalah Puskesmas di Kota Palu yang memiliki data kasus stunting tertinggi dan mengalami kenaikan selama tahun 2019 hingga 2021, tercatat 282 kasus pada tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu Kepala Puskesmas Nosarara, informan biasa adalah penanggung jawab stunting dan kader posyandu serta informan tambahan yaitu masyarakat. Pengumpulan data melalui  wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini pada komunikasi kejelasan belum jelas. Pada sumber daya untuk sumber daya anggaran belum mencukupi dan adanya keterlambatan waktu pencairan dana. Disarankan sebaiknya Puskesmas Nosarara Kota Palu memperhatikan lagi dalam pengangkatan birokrasi dan pencairan dana yang cepat.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Implementasi Penanggulangan Stunting&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">SITI MASITA</note>
 <subject authority="">
  <topic>KESEHATAN MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>614</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>614 MAS i Skripsi 2023</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-P10119211</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>614 MAS i Skripsi 2023</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4476</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-17 10:23:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-17 10:26:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>