<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4585">
 <titleInfo>
  <title>Penggunaan Antibiotik Pada Kasus Demam Tifoid di Rumah Sakit Undata.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mantino, Gelsyoni N 101 20 099</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Pendidikan Dokter</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xvi, 55 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan Antibiotik Pada Kasus Demam Tifoid &#13;
Di Rumah Sakit Undata &#13;
Gelsyoni Mantino1, M. Sabir2, Sarifuddin3, Andi Nur Asrinawaty3&#13;
1 Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
2 Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
3Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
ABSTRAK&#13;
Latar Belakang : Demam tifoid merupakan infeksi sistemik yang bersifat akut yang disebabkan oleh S. typhi yang menginfeksi usus halus (Peyer’s patch), gangguan percernaan dan penurunan kesadaran. World Health Organization (WHO) 2019 memperkirakan kejadian demam tifoid adalah antara 11-20 juta/ tahun diseluruh dunia dengan sekitar 128- 161 kematian/tahun. &#13;
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengetahui frekuensi penggunaan antibiotik dan antibiotik terbanyak yang digunakan pada pasien demam tifoid di Rumah Sakit Undata.&#13;
Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskripsi observasional, pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 124 pasien. Intstrumen penelitian menggunakan data sekunder rekam medik, disajikan dalam analisis frekunesi deskriptif.&#13;
Hasil : Berdasarkan hasil penelitian pada pasien demam tifoid di Rumah Sakit Undata tahun 2019-2023, karakteristik pasien berdasarkan usia yang tertinggi yaitu dewasa (70.2%) dan terendah remaja (1.6%). Karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin yaitu laki-laki (34.7%), perempuan (65.3%). Karakteristik  pasien berdasarkan penggunaan antibiotik yaitu Cefixime (46.8%), ceftriaxone (33.9%), ciprofloxacin (6.5%), cefadroxil (4.0%), levofloxacin (5.6%), Anbacim (8%) dan kloramfenikol (2.4%)&#13;
Kesimpulan : Berdasarkan data yang telah didapatkan pada pasien demam tifoid di Rumah Sakit Undata tahun 2019-2023, kebanyakan penggunaan antibiotik diresepkan pada antibiotik cefixime golongan sefalosporin generasi ketiga. &#13;
&#13;
Kata kunci : Demam tifoid, Antibiotik, Usia, Jenis kelamin&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Gelsyoni Mantino.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Kedokteran</topic>
 </subject>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 MAN p Skripsi 2024</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N10120099</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610 MAN p Skripsi 2024</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4585</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-15 10:17:56</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-15 10:18:18</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>