<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4639">
 <titleInfo>
  <title>Intervensi Terapi Kompres Hangat Pada Anak Demam Tifoid Yang Mengalami Hipertermi Diruangan Rambutan RSUD Madani Palu.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Busia, Romy N 210 21 027</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi D-III Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xvi, 75 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Intervensi Terapi Kompres Hangat Pada Anak Demam Tifoid Yang Mengalami Hipertermi Di Ruangan Rambutan RSUD Madani Palu&#13;
Romy Busia (2024)&#13;
Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako&#13;
Badariati, S.ST., M.Kes&#13;
Kata Kunci : Kompres Hangat, Hipertermi, Tifoid&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Tifoid adalah penyakit infeksi yang terdapat pada saluaran pencernaan yang disebab bakteri salmonella thypi. Kompres hangat adalah intervensi keperawatan nonfarmakologi yang dapat mengatasi hipertermi. Tujuan studi kasus adalah mendeskripsikan asuhan keperawatan pada klien tifoid yang mengalami hipertermi dengan pemberian terapi kompres hangat. Desain penelitian ini adalah studi kasus menggunakan dua subyek (2 klien) yang mengalami masalah yang sama yaitu hipertermi dengan pendekatan proses asuhan keperawatan dengan langkah-langkah seperti pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Hasil asuhan keperawatan pada kedua klien mengacu pada judul penelitian maka fokus permasalahan adalah hipertermi dengan intervensi kompres hangat. Implementasi pasien 1 selama 3 hari mulai tanggal 28 s/d 30 Maret 2024, sedangkan klien II implementasi selama 3 hari mulai tanggal 29 s/d 31 Maret 2024. Dengan hasil evaluasi masalah hipertermi teratasi yang ditandai suhu menurun. Kesimpulan dari asuhan keperawatan adalah kompres hangat adalah suatu tindakan yang dapat menurunkan suhu tubuh. Saran agar pasien dapat memahami tentang pemberian terapi kompres hangat pada bagian dahi, aksila dan selangkangan (5 titik). &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Romy Busia.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Keperawatan</topic>
 </subject>
 <classification>610.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 BUS i Laporan Akhir 2024</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L-N21021027</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 BUS i Laporan Akhir 2024</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4639</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-16 11:13:06</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-16 11:53:34</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>