<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4652">
 <titleInfo>
  <title>Hubungan Asupan Gizi Makro Dengan Kejadian Stunting Balita Usia 12-59 Bulan Di Puskesmas Birobuli Tahun 2023.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alsa, Khaira Utia N 101 20 112</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Pendidikan Dokter</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xiv, 68 hlm.: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>HUBUNGAN ASUPAN GIZI MAKRO DENGAN KEJADIAN STUNTING BALITA USIA 12-59 BULAN DI PUSKESMAS BIROBULI TAHUN 2023 &#13;
Khaira Utia Alsa Hasan*, Miranti**, Ketut Suarayasa***,Sumarni***, &#13;
Elli Yane Bangkele****&#13;
*Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
**Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
*** Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
**** Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
***** Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
Latar Belakang: Stunting merupakan suatu gangguan pada tumbuh kembang anak yang disebabkan oleh banyak faktor diantaranya  kurangnya asupan gizi. Berdasarkan data dikumpulkan WHO, prevalensi stunting pada balita pada tahun 2020 sebanyak 22% atau sekitar 149,2 juta. Stunting  disebabkan karena ketidakcukupan asupan zat gizi jangka panjang yang berpotensi pada kebutuhan gizi yang kurang mencukupi dari makanan. Asupan gizi yang adekuat sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh balita. Susunan gizi yang tepat akan memacu pertumbuhan dan perkembangan. Sedangkan makanan yang baik adalah makanan yang disesuaikan dengan tingkat usia dan jenis aktivitasnya. &#13;
Tujuan : Mengetahui hubungan zat gizi makro (karbohidrat, protein, dan lemak) terhadap kejadian stunting di Puskesmas Birobuli Tahun 2023. &#13;
Metode : Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan metode case control. Dengan total sampel 100 yang terdiri atas 50 balita stunting dan 50 balita tidak stunting. &#13;
Hasil : Berdasarkan analisis data menggunakan Chi-Square diperoleh pada asupan karbohidrat nilai p = 0,00 (p</note>
 <note type="statement of responsibility">Khaira Utia Alsa</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Kedokteran</topic>
 </subject>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 ALS h Skripsi 2024</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N10120112</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610 ALS h Skripsi 2024</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4652</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-06 09:27:50</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-06 09:28:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>