Detail Cantuman
Advanced Search
Skripsi Kedokteran
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN FILARIASIS DI DESA PESAKU, KECAMATAN DOLO BARAT, KABUPATEN SIGI, SULAWESI TENGAH
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN FILARIASIS DI DESA PESAKU, KECAMATAN DOLO BARAT, KABUPATEN SIGI, SULAWESI TENGAH
Oldies Hadasa Sebayang1, Vera Diana Towidjojo2,
3Ketut Suarayasa, 4Nur Syamsi
1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2Dosen Bagian Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3Dosen Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
4Dosen Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
e-mail: oldieshadass123@gmail.com
ABSTRAK
Pendahuluan: Filariasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh cacing filaria dan dikenal sebagai penyakit kaki gajah karena pembengkakan signifikan pada tungkai. Menurut Dinas Kesehatan Sigi, kasus filariasis tertinggi terdapat di wilayah kerja Puskesmas Kaleke, Kecamatan Dolo Barat. Data Puskesmas Kaleke tahun 2019-2021 menunjukkan Desa Pesaku memiliki kasus tertinggi. Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat perlu didorong dengan meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang filariasis untuk mengubah kebiasaan yang mendukung penularannya.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap perilaku pencegahan filariasis di Desa Pesaku, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden. Prosedur pengambilan data dilakukan dengan instrumen berupa kuesioner. Uji statistik yang dilakukan yaitu uji chi-square.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 92 sampel, tingkat pengetahuan tentang filariasis tertinggi pada kategori cukup sebanyak 59 orang (64,1%). Sikap tentang filariasis tertinggi pada kategori baik sebanyak 88 orang (95,7%). Perilaku tentang filariasis tertinggi pada kategori kurang sebanyak 46 orang (50,0%). Hasil analisis menggunakan uji chi-square, untuk hubungan pengetahuan dan perilaku pencegahan filariasis yaitu p-value = 0,068. Sedangkan hubungan sikap dan perilaku pencegahan filariasis yaitu p-value = 0,682.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan filariasis dan tidak terdapat hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan filariasis pada masyarakat di Desa Pesaku, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Kata Kunci: Filariasis, Pengetahuan, Sikap, Perilaku Pencegahan
Ketersediaan
S-N10121076 | 610 SEB h Skripsi 2024 | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri |
-
|
---|---|
No. Panggil |
610 SEB h Skripsi 2024
|
Penerbit | Studi Pendidikan Dokter : Fakultas Kedokteran Untad., 2024 |
Deskripsi Fisik |
xvi, 98 hlm,: ilus.; 30 cm.
|
Bahasa |
Indonesia
|
ISBN/ISSN |
-
|
Klasifikasi |
610 SEB h
|
Tipe Isi |
-
|
Tipe Media |
-
|
---|---|
Tipe Pembawa |
-
|
Edisi |
-
|
Subyek | |
Info Detil Spesifik |
-
|
Pernyataan Tanggungjawab |
OLDIES HADASA SEBAYANG
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain