Detail Cantuman
Advanced Search
Skripsi Kedokteran
KORELASI DERAJAT NON-ALCOHOLIC FATTY LIVER DISEASE (NAFLD) BERDASARKAN PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI ABDOMEN DAN RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT DI UPT RSUD UNDATA TAHUN 2020-2023
KORELASI DERAJAT NON-ALCOHOLIC FATTY LIVER DISEASE (NAFLD) BERDASARKAN PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI ABDOMEN DAN RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT
DI RSUD UNDATA TAHUN 2020-2023
Firdaus Bayu Aji1, Ria Sulistiana2, Haerani Harun3, Rahma Badaruddin4
1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2Bagian Radiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3Bagian Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
4Bagian Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
e-mail: firdousbayu@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang : Perubahan zaman mengubah kehidupan manusia, gaya hidup buruk memengaruhi kesehatannya terutama metabolisme tubuh. Perlemakan hati non-alkoholik (Non-alcoholic fatty liver disease /NAFLD) adalah penyakit gangguan metabolik yang menyebabkan akumulasi lemak berlebih di sel hati tanpa dipengaruhi konsumsi alkohol. Berdasarkan kondisi perlemakan dan inflamasi NAFLD dibedakan menjadi steatosis dan steatohepatitis. Rasio neutrofil limfosit (RNL) adalah biomarker yang dapat digunakan menilai kondisi inflamasi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis adanya keterkaitan derajat NAFLD dengan RNL.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi derajat NAFLD berdasarkan pemeriksaan ultrasonografi abdomen dan rasio neutrofil limfosit di RSUD Undata tahun 2020-2023.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 68 sampel. Data diambil dari rekam medis pasien NAFLD (data sekunder). Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Spearman.
Hasil : Berdasarkan karakteristik data kasus terbanyak ditemukan pada usia lansia akhir 56-65 tahun berjumlah 18 pasien, Penderita didominasi perempuan berjumlah 38 pasien, penderita dengan derajat dua/sedang berjumlah 28 pasien serta kategori inflamasi ringan-sedang berjumlah 31 pasien. Uji korelasi dilakukan dua bagian yaitu derajat NAFLD-nilai RNL dan derajat NAFLD-kategori inflamasi RNL. Hasil uji korelasi Spearman keduanya didapatkan nilai p 0,05) menunjukan terdapat korelasi signifikan. Namun, dibedakan oleh koefisien korelasi derajat NAFLD dengan nilai RNL nilai r = 0,532 sedangkan dengan kategori inflamasi RNL nilai r =0,478.
Kesimpulan : Terdapat korelasi signifikan antara derajat NAFLD berdasarkan ultrasonografi abdomen dengan rasio neutrofil limfosit.
Kata kunci : Perlemakan Hati Non-alkoholik, Rasio Neutrofil Limfosit, Ultrasonografi.
Ketersediaan
S-N10121053 | 610 AJI k Skripsi 2024 | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri |
-
|
---|---|
No. Panggil |
610 AJI k Skripsi 2024
|
Penerbit | Studi Pendidikan Dokter : Fakultas Kedokteran Untad., 2025 |
Deskripsi Fisik |
xvii, 66 hlm,: ilus.; 30 cm.
|
Bahasa |
Indonesia
|
ISBN/ISSN |
-
|
Klasifikasi |
610
|
Tipe Isi |
-
|
Tipe Media |
-
|
---|---|
Tipe Pembawa |
-
|
Edisi |
-
|
Subyek | |
Info Detil Spesifik |
-
|
Pernyataan Tanggungjawab |
FIRDAUS BAYU AJI N10121053
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain