No image available for this title

Skripsi Kedokteran

ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD TORA BELO TAHUN 2022-2023



ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD TORA BELO TAHUN 2022-2023

Riquel Aditya Tanan1, Miranti2, Ketut Suarayasa3, Junjun Fitriani4
1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2Dosen bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3Dosen bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
4Dosen bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
e-mail: riqueladitya25@gmail.com
ABSTRAK


Latar Belakang: Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang sering menyebabkan morbiditas dan mortalitas ibu serta bayi. Menurut data dari Profil Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, penyebab utama yang mengakibatkan kematian ibu adalah perdarahan (40,78%), oleh faktor lainnya (34,7%), dan preeklampsia di urutan ketiga (12,89%). Faktor determinan seperti hipertensi, usia, dan paritas memiliki kontribusi signifikan terhadap kejadian preeklampsia, terutama di wilayah Kabupaten Sigi. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis faktor determinan preeklampsia untuk mengetahui tingkat risiko, agar dapat diberikan penanganan yang tepat dan efisien untuk mengurangi jumlah kasus preeklampsia di daerah Kabupaten Sigi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara determinan hipertensi, usia ibu, dan paritas dengan kejadian preeklampsia di RSUD Tora Belo tahun 2022-2023.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 80 ibu hamil yang diambil dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square.
Hasil: Setelah dilakukan uji chi-square, diperoleh nilai prevalensi preeklampsia sebesar 41,2%. Hipertensi berhubungan dengan kejadian preeklampsia (p = 0,001; OR = 6,948). Usia ≥ 35 tahun juga menunjukkan hubungan (p = 0,000; OR = 6,616), begitu juga dengan paritas ≥ 3 yang menunjukkan hubungan signifikan (p = 0,000; OR = 8,791).
Kesimpulan: Hipertensi, usia ibu ≥ 35 tahun, dan paritas ≥ 3 merupakan faktor risiko signifikan yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia. Deteksi dini melalui pemeriksaan rutin dan peningkatan layanan antenatal care sangat penting untuk mengurangi kejadian preeklampsia di RSUD Tora Belo.



Kata Kunci: Preeklampsia, Hipertensi, Usia, Paritas, Antenatal Care


Ketersediaan

S-N10121025610 TAN a Skripsi 2024My LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
610 TAN a Skripsi 2024
Penerbit Studi Pendidikan Dokter : Fakultas Kedokteran Untad.,
Deskripsi Fisik
xvi, 55 hlm,: ilus.; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this