<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4868">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN WAKTU PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAHAN (PMT) DENGAN STATUS GIZI BALITA STUNTING DI PUSKESMAS BIROBULI KOTA PALU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANDINI, NATASYA N10121115</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Pendidikan Dokter</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku Teks</form>
  <extent>xvi, 53 hlm,: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>HUBUNGAN WAKTU PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DENGAN STATUS GIZI BALITA STUNTING DI PUSKESMAS BIROBULI KOTA PALU&#13;
&#13;
Natasya Andini1, Miranti2,Ketut Suarayasa3, Sumarni4&#13;
1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Latar Belakang: Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang ditandai dengan kondisi tubuh terutama tinggi badan yang tidak sesuai denganusianya, secara postur juga anak stunting tidak sama dengan anak seusianya. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) untuk nasional prevalensi stunting sebesar 30,8 %. Prevalensi stunting di Sulawesi Tengah berada di 10 besar data stunting tertinggi di Indonesia sebanyak 32,2 %. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah suatu strategi gizi yang bertujuan memberikan tambahan nutrisi kepada kelompok rentan terutama balita.&#13;
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan waktu pemberian makanan tambahan (PMT) dengan status gizi balita stunting di Puskesmas Birobuli Kota Palu.&#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan desain survey analitik observasional dengan metode case control. Pengambilan sampelpenelitian ini menggunakan metode total sampling dan didapatkan besar sampel sebanyak 53 balita stunting dan 53 balita normal. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner.Analis statistic menggunakan uji chi square.&#13;
Hasil: Penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara waktu pemberian makanan tambahan dengan status gizi balita stunting dengan nilai p value 0,01.&#13;
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara waktu pemberian makanan tambahan dengan status gizi balita stunting di wilayah kerja puskesmas birobuli kota palu.&#13;
Kata kunci: Pemberian makanan tambahan, Stunting,Gizi,Balita.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">NATASYA ANDINI N10121115</note>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 AND h Skripsi 2025</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N10121115.</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610 AND h Skripsi 2025</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4868</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-24 09:34:30</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-24 09:49:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>