Detail Cantuman
Advanced Search
Skripsi Kedokteran
ANALISIS RASIO TRIGLISERIDA/HIGH-DENSITY LIPOPROTEIN (TG/HDL) PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIDAK TERKONTROL DI RSUD ANUTAPURA PALU
ANALISIS RASIO TRIGLISERIDA/HIGH DENSITY LIPOPROTEIN (TG/HDL) PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIDAK TERKONTROL DI RSUD ANUTAPURA PALU
Salni Clariski Randa Bunga’1, Haerani Harun2, Nur Syamsi3, Ayu Sekarani Damana Putri4
1Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2Bagian Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
4Bagian Penyakit Dalam RSUD Anutapura Palu
Email: clarysalny97@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakanng: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit degeneratif dengan prevalensi yang meningkat tiap tahunnya. Kondisi hiperglikemia yang tidak terkontrol dapat memicu berbagai komplikasi termasuk komplikasi kardiovaskular. Salah satu mekanisme penting terjadinya komplikasi kardiovaskular adalah dislipidemia aterogenik yang ditandai dengan peningkatan trigliserida (TG) dan penurunan high-density lipoprotein (HDL). Dalam studi beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa rasio TG/HDL dapat berperan sebagai indikator untuk memprediksi risiko kardiovaskular.
Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 140 pasien yang dipilih dengan cara purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu DM terkontrol (70 pasien) dan DM tidak terkontrol (70 pasien). Data diperoleh dari rekam medis berupa hasil pemeriksaan HbA1c, TG, dan HDL. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney U.
Hasil: Pasien DM terkontrol dan DM tidak terkontrol didominasi oleh perempuan dan kelompok usia lansia akhir (56–65 tahun). Kadar TG pada kelompok DM tidak terkontrol lebih tinggi 187 (57-717) mg/dL dibandingkan DM terkontrol 134 (62-303) mg/dL, sedangkan kadar HDL pada kedua kelompok cenderung rendah, DM terkontrol 46 (23-135) mg/dL dan DM tidak terkontrol 42 mg/dL (25-100 mg/dL). Rasio TG/HDL menunjukkan perbedaan signifikan antara dua kelompok (p = 0,001). Sebanyak 75,7% pasien DM tidak terkontrol memiliki rasio TG/HDL > 3 (risiko tinggi) 4,56 (0,91-19,37), sedangkan DM terkontrol hanya 47,1% 2,98 (0,74-7,76).
Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan dari rasio TG/HDL antara pasien DM terkontrol dan DM tidak terkontrol (p=0,001). Pasien DM tidak terkontrol lebih banyak memiliki rasio TG/HDL > 3 (risiko tinggi) sebanyak 75,7%.
Kata Kunci: Diabetes Melitus, Trigliserida, HDL, Rasio TG/HDL
Ketersediaan
| S-N10122103 | 610 RAN a Skripsi 2025 | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
610 RAN a Skripsi 2025
|
| Penerbit | Studi Pendidikan Dokter : Fakultas Kedokteran Untad., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
xvi, 64 hlm,: ilus.; 30 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
610 RAN a
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
SALNI CLARISKI RANDA BUNGA’
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






