Detail Cantuman
Advanced Search
Skripsi Kedokteran
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA FAKTOR SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI PROTOZOA USUS PADA ANAK USIA 7-12 TAHUN DI WILAYAH SALENA, KELURAHAN BULURI, KOTA PALU
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA FAKTOR SANITASI LINGKUNGAN
DENGAN KEJADIAN INFEKSI PROTOZOA USUS PADA ANAK USIA 7-12 TAHUN DI WILAYAH SALENA, KELURAHAN BULURI,
KOTA PALU
Putri Atria Larasati1, Vera Diana Towidjojo2, Muhammad Sabir3, Devi Oktaviani2
1Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3Depertemen Mikrobiologi, Bagian Infeksi Tropis dan Traumatologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar Belakang : Infeksi protozoa usus masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang, terutama pada anak usia sekolah yang rentan akibat perilaku kebersihan yang belum optimal serta sanitasi lingkungan yang kurang memadai. Wilayah Salena di Kota Palu merupakan wilayah dengan akses sanitasi terbatas, termasuk fasilitas jamban, air bersih, dan pengelolaan sampah, yang berpotensi meningkatkan risiko infeksi protozoa usus.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara faktor sanitasi lingkungan dengan kejadian infeksi protozoa usus pada anak usia 7–12 tahun di Wilayah Salena, Kelurahan Buluri, Kota Palu.
Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 60 anak usia 7–12 tahun yang dipilih menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi.
Hasil : Terdapat 51 responden (85%) terinfeksi protozoa usus. Jenis protozoa yang paling banyak ditemukan adalah Entamoeba histolytica (73,3%), diikuti Balantidium coli (35%) dan Giardia lamblia (31,7%) dan tidak ditemukan Cryptosporidium sp. dan Blastocystis hominis. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara seluruh variabel sanitasi lingkungan dengan infeksi protozoa usus (p > 0,05).
Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor sanitasi lingkungan dengan kejadian infeksi protozoa usus pada anak usia 7–12 tahun di Dusun Salena. Tingginya prevalensi infeksi menunjukkan perlunya intervensi edukasi perilaku hidup bersih dan peningkatan fasilitas sanitasi.
Kata Kunci : Sanitasi lingkungan, protozoa usus, protozoa usus, anak sekolah, cross-sectional.
Ketersediaan
| S-N10122039 | 610 LAR a Skripsi 2025 | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
610 LAR a Skripsi 2025
|
| Penerbit | Studi Pendidikan Dokter : Fakultas Kedokteran Untad., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
xix, 80 hlm,: ilus.; 30 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
610 LAR a
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Putri Atria Larasati
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






